Rabu, 24 Agustus 2011

Tugas-1 : Dua Tahun Di SMA Labsky, Sebuah Autobiografi

Unforgettable – adalah kata yang tepat untuk mendefinisikan segala macam hal yang terjadi pada saya selama kurang lebih dua puluh empat bulan di SMA Labsky alias Labschool Kebayoran. Kurang lebih tiga ratus hari saya menjalani hari-hari saya di gedung yang terletak di Jalan K.H Ahmad Dahlan ini. Setiap pagi, mulai pukul 6 pagi, kedatangan saya dan teman-teman selalu disambut oleh guru-guru dan pengurus OSIS yang berbaris rapi di gerbang hijau.

TAHUN I
Pertama kali masuk sebagai siswi SMA di Labsky pada bulan Juli 2009, tak dapat disangkal, saya merasa nervous menghadapi apa yang akan saya hadapi di masa SMA ini. Menjadi siswi SMA tentu jauh berbeda dibandingkan menjadi siswi SMP yang masih berada erat di bawah naungan bapak ibu guru yang memperhatikan. Namun beda halnya di SMA, saya dituntut untuk mandiri dan berdaya juang tinggi. Apalagi kehadiran saya di SMA Labschool langsung disambut dengan 3 hari dalam Masa Orientasi Siswa atau MOS, yang bisa dibilang, menegangkan. Mulai dari pembuatan nametag yang super-complicated, kegiatan-kegiatan yang beraneka rupa, ditambah lari pagi yang rutenya hampir tiga kali rute SMP. Beruntung, saya sudah terbiasa dengan segala macam kegiatan fisik tersebut karena sebelumnya saya bersekolah di SMP Labsky, sehingga tidak terlalu kaget seperti anak-anak lainnya. Meski berat, saya mendapatkan banyak manfaat dan hikmah di balik masa orientasi tersebut.

Di awal tahun ajaran baru, saya berada di kelas XF, yang merupakan kelas sementara sebelum penentuan murid-murid akselerasi. Bisa dibilang, keberadaan saya di kelas ini adalah sebuah ketidaksengajaan karena saya sebenarnya tidak memiliki keinginan untuk ikut program akselerasi, namun karena orang tua saya menyarankan saya untuk menerima tawaran tes psikotesnya, sehingga saya masuk ke kelas tersebut. Kira-kira sebulan kemudian, hasilnya keluar, dan alhamdulillah ternyata saya termasuk salah satu siswi yang lulus dan dapat mengikuti program akselerasi. Namun seperti yang saya tadi katakan, saya tidak memiliki keinginan untuk mengikuti program tersebut, sehingga saya tidak menerima tawaran tersebut dan dipindahkan ke kelas regular bersama beberapa siswa siswi lainnya. Alhasil, saya tergabung di kelas XE. Dengan wali kelas Bapak Eris, saya melewati kelas 1 SMA di kelas ini dengan sangat menyenangkan.


saya dan teman-teman XE

Labschool memang terkenal akan segudang program akademik dan non-akademiknya. Setelah otak kami diperas di Ujian Tengah Semester, lalu mengikuti kegiatan PILAR (Pesantren Kilat) di bulan Ramadhan, kami bertemu dengan 3 hari yang sangat-sangat menegangkan yakni, pra-TO. Acara tersebut adalah persiapan menuju Trip Observasi dimana dalam 3 hari kami dilatih secara fisik dan mental, mulai dari lari pagi, pembuatan nametag TO, persiapan presentasi makalah, latihan yel-yel, pentas seni, dan adapula kegiatan bernama siaga tongkat yang menegangkan. Di kegiatan pra-TO itulah nama angkatan kami terbentuk: Nawa Drastha Sandyadira.

Beberapa minggu kemudian kegiatan Trip Observasi diselenggarakan. Kami, angkatan 9, mengunjungi sebuah desa di purwakarta bernama Kampung Pasir Muncang, dan tinggal di rumah penduduk selama 5 hari 4 malam. Saya tergabung di kelompok dengan nomor urut terakhir bernama Polo Palo, didampingi kak Icha dan kak Arum, dengan anggota: Ihsan, Heza, Dredha, Alya, Danti, Alyn, dan saya. Kami mendapatkan banyak pengalaman menyenangkan di kegiatan ini, mulai dari membajak sawah, mengumpulkan pita hijau, jaga vendel, mengumpulkan data penelitian (dimana kelompok kami mendapatkan tema mengenai golongan darah masyarakat Pasir Muncang, sehingga kami berkewajiban melakukan pengambilan sample darah dari 20 orang warga) , bahkan masak-memasak di rumah pun adalah salah satu hal yang paling tak terlupakan saat itu. Namun, di antara itu semua kegiatan favorit saya adalah penjelajahan, yakni kegiatan menjelajahi hutan dan pegunungan.

Setelah kami meraih peringkat ketiga dalam ajang Lintas Budaya, kelompok kami mendapat kesempatan untuk berangkat penjelajahan di urutan ke-3. Sayang sekali dikarenakan kondisi yang kurang sehat, Ihsan, ketua kelompok kami, tidak dapat ikut serta dalam penjelajahan ini sehingga digantikan oleh ketua sementara, Heza, yang pada ujungnya dinobatkan sebagai peserta terbaik di Trip Observasi. Hutan, sawah, sungai, dan halang rintang lain kami lewati bersama dengan riang gembira, sambil melewati pos-pos OSIS yang membuat perjalanan kami semakin menegangkan. Namun, hal yang paling tak terlupakan saat itu adalah: kehilangan sebelah sepatu. Yap, Allah subhanawata’ala telah menakdirkan saya untuk mendaki gunung dengan hanya sebelah sepatu. Hal tersebut disebabkan lumpur sawah di pos Bela Negara yang sangat pekat dan kental hingga membuat kami sangat sulit berjalan di dalamnya. Dan kesalahan nomor satu saya adalah: memilih sepatu PX Style yang saya beli di mayestik sebagai sepatu mendaki gunung. Entah kenapa sepatu tersebut tidak menempel erat di kaki saya sehingga terlepas dan tenggelam di lumpur (baca: hilang). Alhasil, setengah perjalanan selanjutnya saya lewatkan dengan hanya sebelah sepatu. Meski begitu, saya tetap semangat karena teman-teman yang menyemangati saya. Dan lucunya, setelah sampai di puncak gunung dan mandi di bawah guyuran dinginnya air terjun, saya membeli sepasang sandal jepit di sebuah warung, dan sayapun turun gunung dengan mengenakan sandal jepit.

Setelah lima hari di kegiatan Trip Observasi membuat kulit kami menjadi hitam, kami melewati akhir tahun 2010 dengan cukup damai. Meski di bulan November saya harus giat berlatih saman karena ada penataran yang diselenggarakan di akhir bulan November, namun alhamdulillah saya berhasil melewatinya dengan baik dan masuk ke Tim A. Begitu pula dengan Ujian Akhir Semester yang dilaksanakan bulan Desember, dapat saya lewati dengan cukup baik.

saya dan teman-teman XE (lagi)


Awal tahun 2010 disambut dengan beranekaragam kegiatan. Di akhir Januari, saya dan teman-teman Nawa Drastha Sandyadira (disingkat: Nawastra) melaksanakan studi lapangan ke kota Bandung selama 2 hari 1 malam. Kami mengunjungi museum geologi, PT.Pindad, serta menelusuri wilayah Dago. Hari terakhir, kami seharusnya mengunjungi 2 tempat: Balai Inseminasi Buatan (BIB) dan Ciater. Namun, saya dan 3 orang teman saya meninggalkan rombongan saat berada di BIB untuk melanjutkan wisata kami di Bandung! Saat rombongan meneruskan perjalanan ke Ciater dan pulang ke Jakarta, kami berempat dijemput saudara saya menuju apartemen teman saya, dan kami berwisata menelusuri Bandung.

Bulan Februari, saya mendapat kabar gembira bahwa Ekskul Tari Tradisional SMA Labschool Kebayoran diundang untuk ikut dalam Misi Kebudayaan di Romans Le Isere International Folklore Festival, Prancis. Ini merupakan kesempatan emas bagi saya sehingga saya tidak boleh melewatkannya. Orang tua sayapun sangat mendukung sehingga saya mendaftarkan diri ikut dalam acara ini bersama sekitar 30 orang lainnya. Untuk dapat menampilkan yang terbaik, tentu saja kami harus berlatih dengan giat. Sehingga mulai bulan Februari hingga bulan Juni kami melakukan latihan setiap hari Jumat pukul 13.00-17.00 dan Sabtu pukul 10.00-16.00 (selama total 5 bulan!!). Saya tergabung dalam kelompok A yang menarikan: tari Nandak Ganjen, tari Piring, tari Salama, tari Rapai, dan tari Saman.

Selain itu, semester 2 ini juga dipenuhi oleh program-program OSIS seperti Sky Battle, Sky Fest, dan lainnya. Kami siswa siswi kelas 10 membantu kakak-kakak OSIS dengan menjadi panitia cabutan di berbagai mascam program kerja mereka. Selain itu, bagi kami (kelas 10) yang ingin menjadi pengurus OSIS periode berikutnya, wajib mengikuti kegiatan LAPINSI yakni Latihan Kepemimpinan Siswa, dimana kami diberikan materi mengenai bagaimana menjadi seorang pemimpin. Setelah itu, kami harus menjalani TPO (Tes Potensi Organisasi) yang mencakup Tes Fisik, Tes Presentasi Makalah, dan Tes Agama. Alhamdulillah, saya dapat melewatinya dengan baik, dan saya lulus menjadi Calon Pengurus OSIS Periode Tahun 2010/2011. Setelah sekitar 56 orang terpilih, dilanjutkan dengan tes seksi yang diadakan oleh kakak-kakak OSIS per seksi sesuai jabatan yang diinginkan. Awalnya, saya mengikuti tes seksi Dana dan Logistik, dimana kami menjalani tes lapangan: garage sale, games, dan interview. Namun sayangnya, saya tidak lolos tes tersebut. Lalu saya memutuskan untuk ikut tes seksi Kesehatan dan Kemanusiaan. Alhamdulillah, saya lulus tes tersebut dan mendapat jabatan Kesmas 3.

Bulan Juni, kami bertemu dengan kegiatan yang merupakan cirri khas Labschool: Bina Mental dan Kepemimpinan Siswa (disingkat: BINTAMA) yang dilaksanakan di Grup I KOPASSUS, Serang. 5 hari (yang terasa seperti 5 tahun) kami lewati di bawah terik matahari yang menghanguskan kulit kami. Para prajurit KOPASSUS melatih kami seperti layaknya pelatihan militer. Kami dipertemukan dengan Pelajaran Baris-Berbaris (PBB), Navigasi Darat, Navigasi Laut, Life Survival (dimana pertama kalinya saya makan daging ular), serta Caraka Malam. Jika kami melakukan kesalahan, kami dihukum merayap di tanah, ataupun push up. Meski kami cukup menderita, namun kami tidak pernah menyesal mengikuti kegiatan ini.

Minggu ke 4 bulan Juni - Bintama selesai, Ujian Akhir Semester usai, segala macam perjuangan telah dilewati, minggu-minggu tersebut merupakan minggu paling damai yang saya pernah lewati. Ditambah dengan pengumuman dari ayah ibu saya saat penerimaan Rapor bahwa saya meraih peringkat I di kelas, subhanallahu alhamduliilaaaah!!! Beberapa hari menuju Trip Keliling Eropa. Namun kami masih memiliki satu kewajiban yaitu Malam Pelepasan Rombongan Misi Kebudayaan yang diselenggarakan di malam hari setelah terima rapor. Kami menampilkan tarian-tarian dan musik yang akan kami tampilkan di Festival nanti, di depan para orang tua siswa dan pimpinan sekolah. Alhamdulillah kami berhasil menampilkannya dengan baik.

Jumat 2 Juli 2010, saya dan rombongan Misi Kebudayaan berangkat menuju Dubai, dilanjutkan menuju kota Paris, dengan pesawat Emirates. Didampingi oleh ibu Epi (guru pendamping), kak Ayu (pelatih tari CIOFF), kak Amar (pelatih musik), dan kak Doni (Tour Guide) itu adalah pertama kalinya saya pergi ke benua Eropa sehingga saya sangat excited. Sesampainya di Paris, kami menuju kota Lyon, tempat festival diselenggarakan, dengan kereta TGV. Kami mengikuti kegiatan festival selama 7 hari. Alhamdulillah kami berhasil menampikan tarian-tarian dan musik Indonesia dengan baik, dan kami mendapatkan respon yang baik juga. Bahkan kami sempat mendapatkan standing applause dalam penampilan tari Saman kami saat opening dan closing ceremony. Pengalaman hari-hari itu sangat amat tak terlupakan. Ditambah dengan pertemuan kami dengan teman-teman dari Negara lain seperti Georgia, Mongolia, Peru, Nigeria, Belanda, dan lainnya. Meskipun ada pengalaman pahit ketika saya sedang menampilkan tari Piring di sebuah kota, terjadi kecelakaan dimana piring saya dan teman saya, Gunya, bertabrakan dan pecah, menyebabkan jari Gunya tergores cukup dalam, dan menyebabkan panggun berceceran darah. Namun hal tersebut tidak membuat semangat kami turun.


saya dan Aruna Chandrika di Romans Festival

saya dan tim Nandak Ganjen di Romans Festival

Setelah perjuangan kami dalam Romans Le Isere International Folklore Festival di kota Lyon selesai, kami melanjutkan perjalanan Tour ke Paris!!! Meskipun sedih karena harus berpisah dengan dormitory (tempat tinggal kami selama festival) dan teman-teman negara lain, namun kami gembira karena kami akan berkeliling Eropa. Hari pertama di Paris, kami mengunjungi Ecole Militaire, Des Invalides, Arc de Triomphee, Champ’s Elysees, Place de La Concorde, dan Eiffel Tower!! Lalu hari kedua kami bermain seharian di Euro Disneyland. Hari ketiga kami mengunjungi Istana Versailles, dan Museum Louvre. Beruntung, kami datang bersamaan dengan hari kemerdekaan mereka, sehingga kami mendapat kesempatan melihat parade darat dan udara di dekat museum tersebut, dan malamnya kami menyaksikan keindahan Fireworks di atas Eiffel Tower. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan dari kota ke kota: Brussels – Amsterdam – Koln – Frankfurt – Blackforest – Lucerne – Mount Titlis – Milan – Venice – Florence – Pisa – Rome – Dubai – dan kembali ke Jakarta pada 24 Juli 2010.


Saya dan rombongan misi kebudayaan

Tahun II
Awal tahun pelajaran kelas 2 SMA, saya tergabung di kelas XI IPA 1. Karena tour ke Eropa menyebabkan saya ketinggalan 2 minggu awal sekolah, saya harus mengejar ketertinggalan saya. Saya juga ketinggalan latihan lari pagi lintas juang sehingga saya harus mengejarnya.

Bulan Agustus, sekolah kami dimarakan dengan persiapan
Sky Avenue
, proker terbesar OSIS. Saya menjadi panitia cabutan kebersihan (baca: gadsam), alhamdulillah, kegiatan berjalan dengan lancar. Lalu pada tanggal 9 Agustus, saya dan teman-teman Calon OSIS bersama OSIS Ksatrianala Sagrayudha melakukan Lari Lintas Juang dari TMP Kalibata ke SMA Labschool Kebayoran sejauh 17 km. setelah itu kami membentuk formasi di lapangan hijau dan kami dikukuhkan menjadi calon pengurus OSIS, dan dilantik pada 17 Agustus 2010 bersamaan dengan HUT RI ke-65. Hari itu terbentuklah OSIS Dranadaraka Wiraksaka dan MPK Bathara Satya Hayaskara.


Saya dan OSIS Dranadaraka Wiraksaka setelah Lintas Juang

Hari-hari kelas 2 SMA saya lewati dengan berbagai macam kegiatan. Di kelas 11 ini, selain ekskul Tari Tradisional, saya bergabung dalam ekskul Futsal Putri, yang dilatih oleh Bapak Pratikno. Ini merupakan hal yang baru untuk saya meskipun saya masih sangat amatir dan tidak berpengalaman, namun saya sangat senang menjalaninya.

Setelah sukses melaksanakan beberapa program kerja seksi Rohani Islam di bulan Agustus-September, OSIS Drakara bertugas mendampingi kegiatan Trip Observasi 2010. Sehingga untuk kedua kalinya kami mengikuti kegiatan ini, namun sebagai pendamping. Saya bersama Adis bertugas mendampingi kelompok yang dibimbing oleh Sensei Juli. TO tahun ini tidak kalah seru dari tahun sebelumnya. Pada malam hari, saya bersama pengurus OSIS lainnya bergantian shift berkeliling rumah-rumah untuk mengecek petugas penjaga vendel dari setiap kelompok. Lalu pada penjelajahan, setiap seksi berjaga di posnya masing-masing, sehari sebelumnya, saya ditugaskan oleh pak Afdar untuk ikut dalam membuka jalur penjelajahan. Alhasil, saya dan beberapa teman lainnya didampingi pak Afdar, berangkat membuka jalur untuk dilewati peserta TO esok harinya. Di suatu sawah yang akan dijadikan pos Bela Negara, saya dan 3 orang lainnya dikerjai pak Afdar, untuk menguji coba tes yang akan diperintahkan ke peserta esok harinya yakni merayap, dan push up di lumpur, yang menyebabkan badan kami basah dan kotor oleh tanah dan Lumpur, sehingga sesampainya di air terjun kami langsung bersih diri.  Keesokan harinya, saya dan rombongan OSIS berangkat terlebih dahulu untuk menempati pos masing-masing. Pos seksi Kesehatan dan Kemanusiaan berada di posisi pos terakhir, sehingga cukup jauh kami berjalan, hampir 4/5 jalur penjelajahan. Di ujung kegiatan pernjelajahan, hujan turun dengan sangat deras sehingga peserta yang masih dalam perjalanan harus mengenakan ponco. Kami para OSIS yang tidak membawa ponco terpaksa berjalan di bawah guyuran derasnya hujan. Berhubung jalan yang kami lalui adalah sawah, dan tergeang air Lumpur, kami tidak dapat membedakan jalan dengan got. Alhasil, kaki saya berkali-kali terjerembab dalam saluran air. Meski begitu, kegiatan tersebut berjalan dengan sangat menyenangkan.


Saya dan teman-teman saat Trip Observasi 2010
Bulan November, program kerja pertama dari seksi Kesehatan dan Kemanusiaan, bernama Sky Care, dilaksanakan. Diketuai oleh saya sendiri, acara ini diadakan di Yayasan Harapan Umat pada 2 November, dan alhamdulillah berjalan lancar. Lalu akhir bulan, kami disibukan dengan persiapan Sky Battle, dan Ujian Akhir Semester yang berhasil dilewati dengan baik.

Awal tahun 2011, bulan Januari, kami makin sibuk dengan persiapan Sky Battle dan Sky Fest. Diselingi dengan kegiatan Studi Lapangan ke Yogyakarta pada akhir Januari. Saya bersama teman-teman Nawastra yang dibagi menjadi dua kloter keberangkatan, berangkat ke Yogyakarta naik pesawat. Di sana kami mengunjungi  Keraton Yogyakarta, Akademi Angkatan Udara, Candi Prambanan, Malioboro, PT. Air Mancur, PT. Sritex, UGM, dan SMA Muhammadiyah 1. Kami juga mengunjungi Sendatari Ramayana, dimana saya dan teman-teman Aruna Chandrika (nama ekskul tari tradisional angkatan nawastra),  menampilkan tarian Zapin dan Saman. Perjalanan studi lapangan ini sangat menyenangkan meskipun saya sempat sakit di hari kedua.


Saya dan teman-teman Nawastra di Yogya
Februari, proker Sky Battle 2011: Fight For The Pride diselenggarakan pada 5-12 Februari 2011. Ajang kompetisi olahraga ini bertemakan gladiator, yang terdiri dari kompetisi basket putra-putri, futsal putra-putri, rugby, wall climbing, cheerleading, modern dance, serta Sky Fest  yaitu lomba tari Saman sejabodetabek. Closing acara ini berlangsung di GOR Bulungan dengan bintang tamu RAN, Hivi, dan lainnya. Adapula penampilan dari Dazzling, Lamuru, dan Aruna Chandrika. Dan alhamdulillah, Tim A SMA Labsky meraih Juara pertama dalam Saman Sky Fest 2011, begitu juga dengan Tim B yang menempati juara terfavorit 1. Saya dan teman-teman sangat gembira karena perjuangan kami berlatih berminggu-minggu akhirnya tidak sia-sia.


Saya dan teman-teman panitia di Sky Battle 2011
Dari bulan Februari hingga April, segudang program kerja dan acara diselenggarakan, dan terlalu banyak untuk disebutkan satu per satu. Mulai dari Sky Medic, Sky Nation, HOTT, JIG, BINTAMA kelas 10, LAPINSI dan TPO kelas 10, dan lain sebagainya. Namun acara-acara tersebut berjalan dengan baik dan saya mendapat banyak pelajaran dari kegiatan-kegiatan tersebut. Tetes keringat kami dapat kami seka dengan banyaknya libur sekolah akibat UAN dan UAS kelas 12, sehingga kami memiliki kesempatan untuk beristirahat. 

Saya dan teman-teman XI IPA 1 di Tanjung Lesung

Bulan April dan Juni kami disibukkan dengan Ujian Akhir Semester yang semakin berat, namun alhamdulillah saya berhasil meraih peringkat ke-3 di kelas. Sebelum libur, saya dan teman-teman kelas XI IPA 1 pergi ke Tanjung Lesung dalam rangka perpisahan kelas, karena setelah ini kami akan berpisah dan naik ke kelas 12. Saya naik kelas dan masuk ke kelas XII IPA 1. Di kelas 12 ini, kami sudah mulai disibukkan oleh bimbel-bimbel dan persiapan karya tulis. Saya mendaftarkan diri ke bimbingan belajar benama INTEN di jalan Sambas. Selain itu, Kami juga disibukkan dengan latihan lari lintas juang, dan kami melaksanakan lari lintas juang pada 24 Juli 2010. Yang paling menghebohkan sekolah adalah persiapan menuju Sky Avenue 2011 yang merupakan program kerja terbesar OSIS Dranadaraka Wiraksaka. Saya sebagai panitia Charity dan dana cabutan, tidak lepas dari tangggung jawab dalam mencari dan mengumpulkan dana untuk mensukseskan
Sky Avenue
, mulai dari mencari sponsor, mengamen, garage sale, berjualan kue, dan sebagainya. Hingga akhirnya kami mencapai hari-H.

Bertemakan Halloween Town, acara
Sky Avenue
kami selenggarakan di Tennis Indoor Senayan pada 30 Juli 2011. Dengan bintang tamu sperti Sheila On 7, Gugun & The Blue Shelter, The S.I.G.I.T, White Shoes and The Couples Company, dan lain-lain. Saya dan 6 orang teman saya dari Aruna Chandrika juga menampilkan Tari Piring di acara tersebut. Alhamdulillah Sky Avenue 2011 dapat kami selenggarakan dengan baik dan mancapai surplus.


Saya dan teman-teman Drakara pada 17 Agustus 2011

Saya dan teman-teman setelah lepas jabatan
Sebagai program kerja terbesar dan proker penutup dari OSIS kami, Dranadaraka Wiraksaka, selesailah tugas kami. Lalu pada jumat 12 Agustus, kami melaksanakan Sidang LPJ dimana OSIS mempertanggungjawabkan proker-proker yang telah terlaksana kepada MPK. Dan akhirnya, pada 17 Agustus 2011, kami, OSIS Dranadaraka Wiraksaka dan MPK Bathara Satya Hayaskara, melepaskan jabatan kami dan melantik adik-adik capsis menjadi OSIS periode selanjutnya. Kini, saya dan teman-teman Nawastra akan disibukkan dengan persiapan kami menuju UAN dan SNMPTN. Wish us luck!

oleh : INAS RARAS MAHENINGTYAS




Senin, 18 Juli 2011

Dari Saya(siswi labsky) untuk Indonesia


Belajar Biologi ternyata sangat sederhana

Virus
  • Pengertian Virus.
    • Virus -> Virion(Latin): racun. Istilah: Penyebab penyakit yang misterius pada manusia.
  • Proses Penemuan Virus.
    • 1883, A.Mayer : Penyakit mozaik tembakau disebabkan oleh Bakteri sangat kecil.
      • 1892, D.Iwanowski : Penyakit mosaic tembakau disebabkan oleh suatu Organisme yang lebih kecil dari bakteri. Penemu Filtrat Bakteri.
      • 1897, M.W.Beijerinck : menggunakan metode Iwanowski, menyatakan "Agen penginfeksi itu adalah Virus lolos saring yang dapat bereproduksi".
      • PENEMU VIRUS: D.Iwanowski & M.W.Beijerinck.
      • Virologi: Ilmu yang mempelajari virus.
  • Ciri Virus.
    • Ukuran:
      • 25 – 300 nm (1nm= 10-9)
      • Virus paling kecil:
        • Poliovirus (25nm)
      • Virus paling besar:
        • Bakteriofage(100nm)
        • Virus TMV(300nm)
    • Bentuk:
      • Bulat:
        Influenza Virus
        HIV
      • Oval:
        • Rabies Virus 
      • Batang:
        • Virus TMV
      • Polihidris:
        • Adenovirus
      • Huruf T:
        • Bakteriofage 
  • Struktur Virus.
    • Virus -> Virion:dapat dikristalkan,menunjukkan cirri mineral.
    • Virus terdiri dari:
      • Asam Nukleat:
        • Pembawa informasi genetic.
        • Pada virus hanya membawa salah satu-> RNA / DNA.
        • Materi genetic berbentuk-> rantai tunggal/ganda.
      • KAPSID:
        • Pembungkus Asam nukleat, Memberi bentuk Virus.
        • Tersusun dari KAPSOMER (Submit protein)
        • Bentuk KAPSID:
        • NUKLEOKAPSID: gab. Asam nukleat dan KAPSID
        • Pada beberapa Virus, nukleokapsid diselubungi sampul virus.
        • Sampul virus tersusun dari-> lipid & protein.
        • Sampul Virus berfungsi: membantu Virus masuk sel. 
  • Reproduksi Virus.
    • Hanya terjadi di dalam sel organism lain.
    • Tahapan Reproduksi:
      • Pelekatan
        • Saat virion melekat pada sel yang diinfeksi.
        • Terjadi pada reseptor(protein khusus pada membrane plasma sel inang yang mengenali virus)
      • Penetrasi
        • Materi genetic masuk ke sitoplasma inang. 
      • Replikasi & Sintesis
        • Terjadinya perbanyakan partikel virus. 
      • Pelepasan
        • Virus keluar dari sel inang,
    • Cara Reproduksi Virus:
      • Bakteriofage:
        Melalui 2 siklus:
        1. Litik -> tahap pelekatan,penetrasi,R&S,pematangan berlangsung cepat. Virus keluar sel dengan memecah sel inang.
        2. Lisogenik->DNA/RNA virus akan disisipkan pada kromosom sel inang. Kromosom yang tersisipi mengadakan replikasi. Sel inang tidak pecah. 
      • V.Hewan:
        • Virus hewan-> punya sampul virus
        • Tahap pelekatan : Sampul virus melekat & berfusi dengan membrane sel inang.
        • Tahap penetrasi: DNA virus & KAPSID terpisah.
        • Tahap R & S : Replikasi DNA virus,KAPSID, sampul virus.
        • Tahap Pematangan: terbentuk virion-virion baru.
        • Tahap pelepasan: virus keluar dari sel inang & siap menginfeksi sel lain. 
  • Habitat Virus.
    • Bakteri.
    • Mikroorganisme eukariot.
    • Tumbuhan.
    • Hewan.
  • Klasifikasi Virus
    • Mengunakan system ICTV.
    • Terbagi 3 takson:
      • Famili: diakhiri Viridae
      • Genus: diakhiri Virus.
      • Spesies: English, diakhiri Virus.
    • Jenis-jenis virus:
      • Berdasarkan Inang:
        • Bakteriofage
          • Di Bakteri.
          • Materi genetic DNA.
          • Ex: Bakteriofage T4 Virus -> E. colli.
        • V. Tumbuhan
          • Di Tumbuhan.
          • Materi genetic RNA.
          • Ex: TMV -> Tembakau
        • V. Mikroorganisme eukariot
          • Di Mikroorganisme eukariot.
          • Materi genetic RNA.
          • Ex: Mycovirus -> jamur.
        • V.Hewan
          • Di Hewan.
          • Materi genetic DNA/RNA.
          • Ex: virus rabies -> Anjing 
      • Berdasarkan Asam Nukleat:
        • Virus DNA
          • Hanya Mengandung DNA.
          • Ex: 
          • Adenvirus : tumor
          • Papovirus: kutil, kanker serviks, papiloma.
          • Herpes virus: herpes
          • Pox virus : Cacar
        • Virus RNA
          • Hanya mengandung RNA.
          • Transkripsi balik.
          • Relative lebih berbahaya.
          • Ex:
          1. Picornvirus : Polio
          2. Togavirus : Rubella, ensefalitis.
        •   
    • Manfaat dan Kerugian Virus.
      • Manfaat:
      • Bidang rekayasa genetic.
      • Cloning gen.
      • Ex: virus untuk mengendalikan serangga.
        • Kerugian:
      • Virus yang membuat penyakit pada Manusia
        • Influenza Virus -> flu
        • Human Immunodefiency virus(HIV) ->AIDS
          • Menyerang leukosit jenis limfosit T.
          • Gejala: gabungan beberapa penyakit.
        • Hepatitis Virus -> Hepatitis B
          • Menyerang sel-sel hati.
          • Gejala: perut membesar,tubuh berwarna kuning.
        • Ebola Virus -> Ebola
          • Menyerang sel-sel pertahanan tubuh.
        • Measles virus -> cacar
          • Menyerang sel kulit.
          • Gejala: demam, batuk, pilek, luka cacar.
        • Polio Virus -> Polio
          • Menyerang sel-sel syaraf pusat mengakibatkan kelumpuhan.
        • Mumps Virus -> Gondong
          • Menyerang sel-sel kelenjar ludah.
          • Gejala: bengkak di belakang telinga.
        • Herpes simplex virus -> Herpes
          • Menyerang membrane mucus di mulut, kelamin, kulit.
          • Gejala: kulit memerah, muncul bintil.
        • Human papillomavirus -> kutil pada kulit
          • Menyerang sel-sel kulit & dapat berkembang biak menjadi kanker.
          • Gejala: Benjolan di kulit.
      • Virus yang membuat penyakit pada Hewan
        • RSV -> Tumor ayam.
        • Bovine papillomavirus -> tumor sapi.
        • Rhabdovirus -> Rabies
          • Menyerang syaraf pusat.
          • Gejala: agresif, gelisah, hilang konsentrasi otot.
        • Virus tetelo ayam
          • Gejala: mencret & batuk-batuk.
      • Virus yang membuat penyakit pada Tumbuhan
        • TMV -> penyakit mosaic pada tembakau.
          • Gejala: pertumbuhan terhambat & daun bercak-bercak.
        • Citrus leprosies Virus[CiLV] -> penyakit pada jeruk.
        • Virus Tungro -> Padi kerdil.
        • Virus Tanaman Hias.  
    • Pencegahan Virus.
      • Personal Hygiene.
      • Use disinfectants.
      • Get vaccines.
      • Vaksin: zat yang mengandung mikroorganisme pantogen yang sudah dilemahkan.
      • EX:
        • OPV: polio
        • Vaksin rabies.
        • Vaksin hepatitis B.
    • Vaksin MMR (Measley, Mumps, Rubella) : Cacar, gondong, campak.
    • Vaksin influenza.

      Eubacteria & Archaebacteria
      … Carl Woese -> Klasifikasi 6 kingdom : Animalia Plantae Fungi
      Eubacteria Archaebacteria
      • Eubacteria
        • Bakteri : organism uniseluler, prokariot, tidak memiliki klorofil.
        • Ciri-ciri Bakteri:
          • Umum
            • Dinding Sel tersusun atas Peptidoglikan.
            • Pada kondisi ekstrem
              terbentuk Endospora.
            • Bergerak dengan flagel.
            • Sel-sel dapat mensekresikan lendir.
            • Kosmopolit(hidup dimana saja).
            • Membrane sel berjumlah 8 – 10 % berat kering,terbentuk dari:
              •  Fosfolid
              • Protein
              • Karbohidrat
              • Lemak
              • Ion anorganik 
          • Ukuran & Bentuk
            • Ukuran:
              • 1-5μm.
              • Diameter: 0,1-0,2 mikron
              • Panjang: 0,1 – 10 mikron.
              • Bakteri paling kecil: MYCOPLASMA(0,12 mikron).
              • Bakteri paling besar: THIOMARGARITA(200 mikron).
            • Bentuk:
              • Kokus (bulat)
                • Monokokus: sel bakteri kokus tunggal. Ex: Chlamydia trachomatic[penyakit mata].
                • Diplokokus: 2 sel bakteri berdempetan. Ex: Neisseria gonorrheae[raja singa].
                • Tetrakokus: 4 sel dempet bentuk segi 4. Ex: Pediococcus cerevisiae.
                • Sarkina: 8 sel dempet bentuk kubus. Ex: Thiosarchina rosae[B.bakteri].
                • Stafilokokus: dempet bergerombol anggur. Ex: staphylococcus aureus [radang paru2]
                • Streptokokus: bergandengan seperti rantai. ex: Streptococcus mutans[sakit gigi].
              • Basil(batang)
                • Monobasil: basil tunggal. Ex: E.colli [usus besar], Propionibacterium acne [jerawat].
                • Diplobasil: 2 sel berdempetan. Ex:
                • Streptobasil: basil2 bergandengan rantai. Ex: Bacillus anthracis[antraks], Azotobacter.
              • Spirilia(spiral)
                • Spiral : sel bergelombang. Ex: Thiospririllopsis floridam [B. belerang]
                • Spiroseta : sel sekrup. Ex: Treponema pallidum [klamin sifilis]
                • Vibrio: sel tanda koma. Ex: Vibria Cholerae [kolera]

          • Struktur & Fungsi Sel
            • S & F Dasar:
              • Dinding sel
                • Pelindung dan pemberi bentuk.
                • Tersusun dari peptidoglikan
                  [protein + polisakarida]
                • Bakteri, berdasarkan ketebalan lapisan peptidoglikan:
                  • Bakteri Gram positif: Lapisan peptidoglikan tebal, berwarna ungu dengan gram. Ex: Nisseria gonorrhea[raja singa], treponema pallidum[kelamin sifilis], Vibrio Cholerae[kolera].
                  • Bakteri Gram negative: Lapisan peptidoglikan tipis, berwarna pink/merah dengan gram. Ex: E.colli, staphylococcus aureus [radang paru2], Streptococcus mutans[sakit gigi], Propionibacterium acne [jerawat].

              • Membran Plasma
                • Membrane yang menyelubungi sitoplasma.
                • Tersusun dari Protein + lapisan fosfolipid.
                • Bersifat selektif permeable.
                • Fungsi: mengatur pertukaran zat antara sel dan lingkungannya.
              • Sitoplasma
                • Cairan sel, pada Bakteri tidak mengandung banyak mengandung organel seperti mikroorganisme eukariot.
                • Sitoplasma bakteri,mengandung:
                  • Ribosom
                    • Organel yang tersebar dalam sitoplasma.
                    • Tersusun dari RNA + Protein.
                    • Fungsi: sintetis protein.
                  • DNA
                    • Materi pembawa informasi genetic.
                    • Bentuk: rantai tunggal melingkar[nukleoid].
                    • Beberapa bakteri memiliki plasmid[ tambahan DNA lebih kecil].
                  • Granula penyimpanan
                    • Fungsi: menyimpan cadangan makanan.
            • S & F Tambahan:
              • Kapsul/ Lapisan lendir
                • Kapsul/Lapisan lendir: lapisan diluar dinding sel pada jenis bakteri tertentu.
                • Tersusun dari Polisakarida+air.
                • Fungsi: membantu sel-sel bakteri melekat pada suatu permukaan/dengan sel lainnya.
                • Fungsi tambahan kapsul: pertahanan bakteri dari sel-sel fagosit & melindungi sel bakteri saat kekeringan.
                • Perbedaan KAPSUL dan Lapisan lendir:
                  • Kapsul: tebal, Lap. Lendir: tipis 
              • Flageum
                • Struktur berbentuk batang/spiral yang menonjol dari dinding sel.
                • Tersusun dari protein.
                • Fungsi: Alat gerak.
                • Terbagi menjadi:
                  • Monotrik: 1 flagel, di salah satu ujung.
                  • Lofotrik: mengelompok di satu sisi.
                  • Amfitrik: banyak flageum di samping-samping.
                  • Peritrik: tersebar di seluruh permukaan sel.
              • Klorosom
                • Struktur yang berada tepat dibawah membrane plasma terdapat pada bakteri berfotosintesis.
                • Mengandung pigmen klorofil,dll. Ex: Chlorobium(Bakteri hijau).
              • Vakuola gas
                • Memungkinkan bakteri untuk mengapung di air untuk memperoleh cahaya matahari.
              • Endospora
                • Bentuk laten dari beberapa jenis bakteri gram positif.
                • Fungsi : pertahanan diri.
                • Terbentuk saat emergency.
                • Mengandung sedikit sitoplasma,ribosom,dan materi genetic.
                • Dinding tebal terbentuk dari protein, tahan kering,radiasi cahaya, suhu tinggi,zat kimia.
                • Ex: Bacillus anthracis[antraks], Clostridium tetani[tetanus], clostridium botulinum[keracunan makanan kaleng].
          • Reproduksi
            • Aseksual
              • Pembelahan Biner
                • Setiap sel membelah dua.
            • Seksual
              • Rekombinasi genetic
                • Transformasi
                • Masuknya DNA telanjang ke dalam sel bakteri dan mengubah sifat sel bakteri.
                • Ex: Streptococcus pneumoniae, Neisseria gonorrhoeae, Bacillus, dan Rhizobium.
                • Transduksi
                • Pemindahan materi genetic satu sel bakteri ke sel bakteri lainnya dengan bantuan bakteriofage.
                • Konjugasi
                • Pemindahan materi genetic langsung melalui kontak sel membentuk struktur seperti jembatan diantara 2 sel bakteri. Terjadi pada bakteri gram negative,Ex: E.colli.
          • Cara Hidup
            • Heterotrof
              • Bakteri yang makan makanan orang lain, heterotrof terbagi menjadi:
                • Bakteri
                  Saprofit(sampah)

                • Makan makanan organism mati.
                • Ex: E.colli, Lactobacillus bulgaricus[bakteri pembuat yogurt], Mycobacterium[bakteri decomposer sampah].
                • Bakteri Parasit(pantogen)
                • Makan makanan dari sel inang.
                • Ex: Mycobacterium tuberculosis[TBC], Bacillus anthracis[antraks], Clostridium tetani[tetanus].
            • Autotrof
              • Bakteri yang membuat makanannya sendiri, B. autotrof terbagi:
                • Fotoautotrof
                • Menggunakan cahaya matahari.
                • Jenis pigmen utama: klorofil & karoten.
                • Ex: Thiocystis sp.
                • Kemoautotrof
                • Menggunakan reaksi kimia untuk mensintesis makanannya.
                • Ex:
                  • Nitrosomonas & Nitrosococcus (bakteri nitrit)-> mengoksidasi senyawa ammonia menjadi ion nitrit.
                  • Nitrobacter (bakteri nitrat)-> mengoksidasi ion nitrit menjadi ion nitrat.
                  • Gallionella(bakteri besi) -> mengoksidasi ion fero menjadi ion feri.
                  • Hydrogenbacter (bakteri hydrogen)-> mengoksidasi gas hydrogen menjadi air.
          • Kebutuhan Oksigen
            • Bakteri Aerob
              • Membutuhkan oksigen bebas untuk memperoleh energy.
              • Ex: Nitrosomonas, Nitrosococcus,Nitrobacter.
            • Bakteri Anaerob
              • Tidak membutuhkan oksigen bebas. Terbagi menjadi:
                • Fakultatif
                • Ada oksigen,tidak ada oksigen tetep hidup
                • Ex: E.colli, Lactobacillus.
                • Obligat
                • Hidup kalo tidak ada oksigen.
                • Ex: Clostridium botulium, clostridium tetani. 
          • Klasifikasi
            • Protobacteria
              • Bakteri ungu.
              • Memiliki klorofil pada membrane plasma.
              • Sebagian besar anerob obligat.
            • Spirochetes(filament)
              • Berbentuk spiral, 5-250μm.
              • Merupakan bakteri gram negative.
              • Habitat bervariasi.
              • Memiliki filament aksial-> serabut disepanjang tubuh,didalam selubung terluar, tapi diluar dinding sel. Berfungsi: melakukan gerakan berputar.
              • Ex: Treponema pallidum (penyakit sifilis pd manusia), Leptospira interrogans (penyakit leptosrpirosis). 
            • Cyanobacteria(fikosianin-> pigmen hijau)
              • Disebut Ganggang hijau-biru, Ganggang Lendir.
              • Tidak memiliki alat gerak, tapi punya lapisan lendir yang membantu untuk meluncur.
              • Dapat berfotosintesis.
              • Berukuran 1-60 μm.
              • Jenis-jenis Cyanobacteria:
                • Oscillatoria
                • Gloeocapsa
                • Anabaena
              • Hidup berkoloni, macam-macam bentuk koloninya:
                • Benang.
                • Lembaran.
                • Bola berongga.
              • Struktur dan fungsi sel Cyanobacteria:
                • Sitoplasma
                  • Tidak punya banyak organel.
                  • Prokariot.
                • Vakuola gas
                  • Memungkinkan Cyanobacteria untuk mengapung di permukaan.
                • Membrane fotosintetik
                  • Mengandung pigmen klorofil, karoten dan pigmen tambahan [ fitoaksinin(biru), fikoeritin(merah)].
                • Pada Cyanobacteria batang, ada 3 sel utama yaitu:
                  • Heterokista
                    • Berdinding tebal, untuk mengikat nitrogen.
                  • Akinet
                    • Berdinding tebal, untuk pertahanan diri.
                  • Baeosit.
                    • Sel-sel bulat hasil reproduksi.
                    • Fungsi: untuk melakukan fotosintesis.
              • Reproduksi Cyanobacteria:
                • Aseksual
                  • Pembelahan biner
                    • Dilakukan oleh Cyanobacteria bersel satu.
                  • Fragmentasi
                    dari bagian filament(hormogonia)
                    • Dilakukan oleh Cyanobacteria benang.
                  • Pembentukan akinet(spora)
                    • Apabila lingkungan buruk, terbentuk akinet, ling. Membaik akinet membentuk filament baru.
              • Hidup secara fotoautotrof.
                • Mengasimilasi senyawa sederhana, seperti CO2, ion nitrit /amoniak, dan ion anorganik lainnya.
                • Perbedaan Cyanobacteria dengan bakteri fotoautotrof: Cyano. Menghasilkan O2, bakteri fotoautotrof tidak menghasilkan O2.

              • Chlamydas
                • Kelompok bakteri terkecil, 0,2-1,5 μm.
                • Parasit.
                • Memiliki 2 bentuk sel dalam siklus hidupnya:
                  • Badan dasar(Elementary Body)
                    • EB. Masuk ke sel inang& berkembang menjadi IB.
                  • Badan inisial(Initial Body)
                    • IB. tumbuh dan membelah diri. IB. membentuk EB. Kembali & dilepaskan sel inang yang disertai dengan pecahnya sel inang.
                • Ex: Chlamydia psittaci (penyebab infeksi mata, penyakit menular seksual, pneumonia).
      • Archaebacteria
        • Dinding sel tidak mengandung peptidoglikan.
        • Membrane plasma mengandung lipid.
        • Hidup pada lingkungan ekstrim, berdasarkan habitatnya Archaebacteria terbagi menjadi:
          • Metanogen [Metana]
            • Disebut juga biogas.
            • CO2 + asam asetat = Metana
            • Hidup dirawa sebagai decomposer.
            • Ex: Methanobacterium.

          • Halofil [garam]
            • Hidup optimal pada lingkungan kadar garam 20%.
            • Ex: Halobacterium.
          • Acidofilik [asam]
            • Hidup pada lingkunagan asam
          • Thermofilik [suhu]
            • Hidup pada lingkungan panas dan asam, tempratur 60-80° C, pH 2-4.
            • Terdapat di daerah mengandung asam sulfat,di kawah vulkanik.
            • Ex: Sulfolobus, Thermoplasma.
        • Manfaat, Kerugian, penanggulangannya bakteri.

          • Bakteri yang menguntungkan
            • Eubacteria
          • Pembusukkan. Ex: E.colli
          • Pembuatan makanan &minuman fermentasi. Ex: Lactobacillus bulgaricus(yogurt), Acetobacter xylinum(nata de coco)
          • Berperan dalam siklus nitrogen. Ex: Rhizobium leguminosarum, Azotobacter chlorococcum.
          • Penyubur tanah. Ex: Nitrococcus,
            Nitrosomonas.
          • Penghasil antibiotic. Ex: streptomyces acetobutylicum(atibiotik tetrasiklin-> infeksi bakteri)
          • Pembuatan zat kimia. Ex: Clostridium acetobutylicum(aseton&butanol)
          • Penelitian rekayasa genetic dalam berbagai bidang. Bidang kedokteran membuat enzyme, vitamin,hormone.
            • Archaebacteria
              • Bentuk sampah dan kotoran hewan menjadi energy alternative methane berupa biogas. ex: Methanobacterium
          • Bakteri yang merugikan
            • Eubacteria
          • Pembusukan makanan. Ex: Clostridium botulinum.
          • Penyebab penyakit. Ex: Mybacterium laprae(lepra)
          • Penyebab penyakit hewan. Ex: Bacillus anthracis(antraks)
          • Penyakit tanaman budidaya. Ex; Pseudomonas solanacaerum.
            • Archaebacteria
          • Penyebab kerusakan makanan yang diawetkan dengan garam.
          • Penanggulangan bakteri
          • Pengawetan dan pengolahan makanan
            • Pasteurisasi: memanaskan bahan-bahan makanan pada suhu 63°-72° C. ex: susu UHT ( mematikan Salmonella & Mycobacterium).
            • Sterilisasi,terbagi menjadi 2:
              • Sterilisasi kering:
                • Pemanasan diatas nyala api(bersuhu dan bertekanan tinggi-> oven: 170°-180° C, autoklaf-> 115°-134° C) atau menggunakan udara kering.
              • Sterilisasi basah:
                • memasak bahan-bahan atau benda-benda dalam air pada suhu 100°C/hour.
          • Kebersihan dan kesehatan lingkungan
            • Menjaga kebersihan lingkungan.
            • Mandi dan cuci tangan sebelum makan.
            • Olahraga teratur
            • Makan makanan bergizi.
            • Cukup istirahat.
          • Imunisasi/vaksinasi
            • Vaksin kolera->kolera
            • Vaksin tifus-> Tifus
            • Vaksin BCG-> TBC
            • Vaksin DPT-> difteri, pertussis/batuk, tetanus.


            Kingdom Protista

            • Organisme Eukariot, ada Uniseluler& multiseluler.
            • Anggotanya menyerupai Jamur, Hewan,Tumbuhan.
            • Ciri-ciri Protista secara umum:
              • Protista menyerupai Jamur
                • Bersifat Parasit atau sebagai Predator.
                • Menghasilkan Spora.
              • Protista menyerupai Hewan(Protozoa)
                • Non-fotosintetik.
                • Memiliki alat gerak(kecuali Sporozoa).
              • Protista menyerupai Tumbuhan
                • Bersifat Fotosintetik berflagelum
                • Hidup bebas atau berkoloni.
                • Memiliki pigmen tertentu.
                • Produsen akuatik.
            • Protista menyerupai Jamur
              • Oomycota
                • Habitat: air
                • Sebagai pengurai saproba di air.
                • Reproduksi:
                  • Aseksual -> zoospore
                  • Seksual -> penyatuan gamet.
                • Cara hidup : Hetetrof
                  • H. sebagai saprofit: Saprolegnia
                  • H. sebagai Pantogen: Plasmopora viticola(jamur putih anggur),
                    Phytophtora Infestans( Busuk layu tomat).
              • Myxcomycota
                • Predator Fagosit.
                • Bersifat Amoeboid.
                • Pada Kondisi buruk, sel2 bergabung membentuk masa berlendir->
                  ->masa berlendir migrasi.
                • Ex: Dictyostelium discoideum,
            • Protista menyerupai Hewan
              • Ciri Tubuh
                • Ukuran & bentuk
                  • Mikroskopis(10-200 mikron)
                  • Bentuk sel bervariasi.
                  • Sebagian besar memiliki alat gerak.
                • Struktur dan fungsi tubuh
                  • Membrane sel: pelindung&pengatur pertukaran makanan & gas.
                  • Vakuola Makanan: Vakuola pencerna makanan.
                  • Vakuola Kontraktil:
                    • Mengatur kadar air dalam sel.
                    • Mengeluarkan sisa makanan dlm bentuk cair melalui membrane sel.
                  • Inti Sel: Mengatur aktifitas sel.
              • Cara Hidup dan Habitat
                • Cara Hidup: Heterotrof
                • Habitat: beragam.
              • Klasifikasi:
                • Rhizophoda
                  • Alat gerak : PSEUDOPODIA
                  • Sitoplasma tebagi menjadi 2:
                    • Endoplasma: plasma sel bagian dalam
                    • Ektoplasma: plasma sel bag. Luar, berbatasan dengan membrane sel.
                  • Dinding sel terbuat dari Silika & Kalsium Carbonat.
                  • ada yang bercangkang(Globigerina) dan telanjang(Amoeba Proteus)
                  • Habitat:
                    • Laut: foraminifera
                    • Air tawar: Diflugia
                    • Parasit: E. gingivalis(gigi), E. hystolica(disentri),
                  • Reproduksi:
                    • Aseksual: Pembelahan biner.
                • Flagellata
                  • Alat gerak: FLAGEL
                  • Letak flagel:
                    • Anterior: dibagian depan sel.
                    • Posterior: dibagian belakang sel.
                  • Reproduksi
                    • Aseksual: pembelahan biner membujur.
                  • Habitat:
                    • Hidup bebas diperairan
                    • Hidup bersimbiosis, ex: Trichonympha campanula(usus rayap)
                    • Hidup sebagai parasit, ex:
                      • Trypanosoma Brucei ( p. tidur afrika)
                      • Trypanosoma evansi(p. surra ternak)
                      • Trichomonas genitals( P. klamin)
                      • Leshmania(P. KALAZHAR)
                • Cilliata
                  • Alat gerak : SILIA
                  • Inti sel ada 2 jenis:
                    • Makronukleus: untuk mitosis.
                    • Mikronukleus: untuk meiosis.
                  • Memiliki Trikokis sebagai Pertahanan.
                  • Reproduksi:
                    • Aseksual: Pembelahan biner transveral
                    • Seksual: Konjugasi
                  • Habitat:
                    • Hidup bebas diperairan,
                      ex: Pramecium caudatum, Didinium,Stentor, Vorticella.
                    • Hidup sebagai parasit, ex: Balantidium coli.
                • Sporozoa
                  • TIDAK ada ALAT GERAK.
                  • Reproduksi:
                    • Aseksual: Pembelahan biner
                    • Seksual: Penyatuan gamet
                  • Hidup sebagai parasit.
                  • Contoh sporozoa:
                    • Toxoplasma gondii ( Toksoplasmosis)
                    • Plasmodium( malaria),macam2nya:
                      • P.vivax &P.ovale: malaria tertiana.
                      • P. malariae: malaria kuartana.
                      • P. falciparum: malaria Tropicana(danger)
                    • Siklus hidup plasmodium terbagi menjadi 2
              • Manfaat dan kerugiannya:
                • Manfaat:
                  • Mengontrol jumlah bakteri di alam.
                  • Di air jadi zooplankton & Bentos.
                  • Foraminifera: pendeteksi sumber daya tambang.
                  • Radiolaria: sebagai bahan penggosok.
                • Kerugian:
                  • Toxoplasma gondii : Toksoplasmosis
                  • Trypanosoma Brucei : p. tidur afrika
                  • Trypanosoma evansi: p. surra ternak
                  • Trichomonas genitals: P. klamin
                  • Leshmania: P. KALAZHAR
                  • Plasmodium: malaria
                  • E. gingivalis(gigi),
                  • E. hystolica(disentri)
            • Protista menyerupai Tumbuhan
              • Ciri Tubuh
                • Ukuran & Bentuk tubuh
                  • Mikroskopik, Ex: Navicula & Makroskopik, Ex: Macrocystis.
                  • Hidup soliter, atau berkoloni.
                    • Ganggang uniseluler soliter
                      • Bentuk: bulat, oval/ buah pir
                      • Tidak berflagel
                      • Ex: Chlorella
                    • Ganggang uniseluler berkoloni
                      • Bentuk:
                        • cakram (ex:gonium),
                        • bola (ex:volvox),
                        • jala (ex:Hydrodictyon).
                      • Protoplasma saling berhubungan melalui pori pori dinding sel.
                      • Sel sel koloni saling ketergantungan.
                    • Ganggang multiseluler
                      • Bentuk:
                        • Filament : Oedogonium, Spirogyra.
                        • Lembaran: Laminaria, Ulva, Macromystis.
                  • Ada Uniseluler, ada Multiseluler
                • Struktur & Fungsi tubuh
                • Memiliki Kloroplas,Bentuk2nya:
                    • Bulat : chroococcum
                    • Cakram: vaucheria & chara
                    • Jala: Oedogonium
            • Spiral: Spirogyra
            • Sabuk: Ulothrux
            • Mangkuk: chlamydomonas & chlorella


      • Pigmen:
        • Pigmen utama : Klorofil a,b,c
        • Pigmen tambahan:
          • Karoten
            • Xantofil(emas)
            • Fukosantin(Coklat)
          • Fikobilin
            • Fikoeritin(Merah)
            • Fukosianin(Biru)
      • Pirenoid: tempat penyimpangan cadangan makanan.
        • Ganggang Hijau : amilum dan minyak.
        • Ganggang Emas: Leukosin dan minyak
        • Ganggang coklat: Laminarin
        • Ganggang merah: tepung florid
      • Cara Hidup dan Habitat
        • Cara hidup: fotoautotrof
        • Habitat: peraian atau daerah lembab.
      • Reproduksi
        • Aseksual:
          • Pembelahan biner
            • Hanya terjadi pada ganggang uniseluler
            • Contoh: Chlorella , Euglena
          • Fragmentasi
            • Terjadi pada ganggang multiseluler berbentuk filament.
            • Contoh: Spirogyra, Laminaria, Sargassum.
          • Pembentukan spora
            • Terjadi pada ganggang uniseluler atau multiseluler.
            • Contoh: Chlamydomonas & Ulothrix.
        • Seksual:
          • Penyatuan 2 gamet:
            • Isogami: bentuk dan ukuran sama.
            • Anisogami: bentuk sama, ukuran beda.
            • Oogami: bentuk dan ukuran berbeda.
      • Klasifikasi:
        • Chlorophyta
          • Pigmen: Klorofil a, b & karoten.
          • Ada Uniseluler & multiseluler.
          • Dinding sel tersusun dari selulosa.
          • Cadangan makanan: Amilum.
          • Reproduksi
            • Aseksual: membelah diri, fragmentasi, pembentukan spora.
            • Seksual: isogami, anisogami, oogami
          • Cara Hidup: fotoautotrof
          • Habitat: air tawar, laut dangkal
          • Ada satu kelas : Chlorophyceae
          • Ada 4 ordo:
            • Volvocales
            • Tetrasporales
            • Zygnematales
            • Chlorococcales
          • Contoh : ulva, Spirogyra,volvox

        • Chrysophyta
          • Pigmen: Karoten(xantofil), Fukosantin, Klorofil a, c.
          • Dinding sel tersusun dari Hemiselulosa,silica,pektin.
          • Cadangan makanan: leukosin dan minyak.
          • Reproduksi
            • Aseksual: Pembelahan biner
            • Seksual: Penyatuan gamet
          • Cara Hidup: fotoautotrof
          • Habitat: tempat yang basah, air laut, air tawar dan di tanah yang lembab.
          • Pada diatom-> Sel terdiri dari 2 bagian,
            • tutup (epitheca) dan wadah (hypotheca),
              yang pinggir dari tutupnya agak melebihi ukuran pinggiran
              wadahnya (overlapping).
          • Ada tiga kelas : Xanthophyceae, Chrysophyceae, Bacillariophyceae

          • Bentuk tubuh:
            • Uniseluler soliter ( Ochromonas)
            • Berkoloni tidak berflagelum
            • Multiseluler (Vaucheria)
          • Contoh: synura, navicula,mischococcus.
        • Phaeophyta
          • Pigmen: Karoten(Fukosantin), xantofil, Klorofil a, c.
          • Multiseluler.
          • Melakukan pergiliran keturunan
          • Memiliki struktur akar,daun,batang.
          • Bentuk Phaeophyta: filament atau talus.
          • Dinding sel tersusun dari Pektin& Algin.
          • Cadangan makanan: laminarin
          • Reproduksi
            • Aseksual:
              • Fragmentasi(pada g.bentuk benang),
              • zoospore(pada g. bentuk talus)
            • Seksual: Isogami,anisogami,Oogami.
          • Cara Hidup: fotoautotrof
          • Habitat: laut, daerah sekitar pantai, daerah pasang surut,
          • Contoh: Macromystis & Nereocystis(ganggang raksasa),
            Hormosira(Neptune's necklace).
        • Rhodophyta
          • Pigmen: Fikobilin(Fikoeritin), karoten, Klorofil a, d, fikosianin.
          • Multiseluler.
          • Melakukan pergiliran keturunan.
          • Memiliki struktur akar,daun,batang.
          • Bentuk Phaeophyta: filament atau lembaran
          • Dinding sel tersusun dari Pektin& Selulosa.
          • Cadangan makanan: Tepung florid.
          • Reproduksi
            • Aseksual: Spora
            • Seksual: Oogami.
          • Cara Hidup: fotoautotrof
          • Habitat: laut, daerah sekitar pantai, daerah pasang surut,

        • Pyrrophyta/Dinoflagellata
          • Pigmen: xantofil, Klorofil a, c, dinosantin,fikolibin.
          • Flouresen pada malam hari.
          • Uniseluler.
          • Memiliki 2 flagel disamping(lateral), & di ujung(apical).
          • Bentuk Phaeophyta: filament atau talus.
          • Dinding sel beralur membujur& melintang, Lempeng2 selulosa.
          • Cadangan makanan: karbohidrat.
          • Reproduksi
            • Aseksual: membelah diri
          • Cara Hidup: fotoautotrof
          • Habitat: pinggir pantai.
          • Menghasilkan racun:
            • Gymnodinium breve -> neurontoksin
            • Gambridiscus toxicus -> ciguaotoksin
            • Gonyaulax -> saksitoksin.
          • Pada saat blooming, menimbulkan red tide ditepi pantai.
      • Manfaat dan kerugiannya:
        • Manfaat:
          • Suplemen: chlorella
          • Sayur: Ulva, Caulerpa, Entermorpha
          • Penghasil gelatin(agar agar) : Euscheuma, Gelidium
          • Bahan peledak, campuran semen, bahan isolasi: diatom
          • Pupuk pertanian: Laminaria lavaniea
          • Penghasil yodium: Laminaria digitalis
          • Penghasil asam alginate(pengental eskrim, pelekat industry plastic,dll):
            Laminaria & Macromystis


      Kingdom FUNGI
      • Ciri ciri Fungi
        • Fungi adalah organism eukariot
        • Tidak memiliki klorofil
        • Uniseluler dan multiseluler
        • Fungi multiseluler terdiri atas hifa (sel-sel memanjang berupa benang benang halus) dan spora.
        • Macam macam Hifa:
          • Hifa memiliki sekat antar sel = SEPTUM
          • Hifa tanpa septa = hifa senositik
          • Hifa bercabang-cabang membentuk anyaman = MISELIUM
            • Fungsi Miselium:
              • Menyerap makanan (MISELIUM VEGETATIF HOUSTORIUM [menembus sel inang])
              • Alat reproduksi menghasilkan spora ( MISELIUM GENERATIF)
        • Fungi bersifat heterotrof.
        • Berdasarkan cara memperoleh makanan terbagi menjadi:
          • Saprofit : Sampah
          • Parasit : Pantogen
      • Mutual : Simbiosis
        • Dinding sel dari zat kitin.
        • Habitat:
          • Terrestrial (darat)
          • Tempat lembab
          • Lingkungan asam
          • konsentrasi gula tinggi
          • Habitat ekstrim
          • Tubuh organism.
        • Reproduksi
          • Reproduksi Jamur terbagi menjadi 2:
            • Reproduksi aseksual
              • Tunas atau kuncup disebut blastospora. Ex: Saccharomyces
              • Fragmentasi hifa
              • Pembentukan spora
                • Sporangiospora dihasilkan dari pembelahan mitosis sel dalam sporangium(kotak spora) .bersifat haploid.
                • Konidiospora spora yang dihasilkan dengan membentuk sekat melintang pada ujung hifa sehingga terbentuk banyak konidia. Bersifat haploid. Ex: Penicillium dan Asperhillus.
                • Zoospore: spora yang memiliki flagella sehingga bisa bergerak di air
                • Klamidospora: spora yang berdinding tebal
                • Endospora
            • Reproduksi seksual
              • Pembentukkan spora generative(dari hasil konjugasi)
                • Zigospora: spora yang dibentuk oleh dua hifa yang kompatibel. Ex: Rhizopus.
                • Aksospora: spora yang terdapat di dalam askus yang dibentuk oleh dua sel atau dua jenis hifa pada kelompok jamur Ascomycotina.
                • Basidiospora:
                  spora yang dibentuk pada basidium sebagai penggabungan dua jenis hifa pada kelompok jamur Basidiomycotina.
        • Klasifikasi
        • Zygomycotina
          • Hifa
            senositik
          • Hifa rhizoid( berfungsi menyerap makanan)
            • Dinding sel kitin
          • Saprofit dan terrestrial
          • Reproduksi
            • Reproduksi aseksual

            • Reproduksi Seksual
            • Contoh:
              • Rhizopus oryzae : Tempe
              • Mucor javanicus: Tape
              • Rhizopus stolonifer : pada roti
              • Murcor mucedo: saprofit pada sisa tumbuhan dan hewan.
              • Rhizopus nigricans
              • Pilobolus: pengurai kotoran hewan.
          • Ascomycotina
            • Hifa septum
            • Reproduksi:
            • Reproduksi aseksual
              • Kuncup(tunas): saccharomyces
              • Konidiospora:Penicillium.
              • Fragmentasi
              • Reproduksi seksual
                • Askospora dihasilkan di askus, Askus2 yg ada di tubuh buah disebut Askokarp. Berikut prosesnya:
                  • Pada Ascomycotina uniseluler:
                    • Konjugasi antara dua gametangia menghasilkan zigot diploid (2n).

                       
                    • Zigot membesar askus.

                       
                    • Di askus terbentuk 8 askospora.
                  • Pada Ascomycotina multiseluler:
                    • Hifa membentuk

                       
                    • Askogonium membentuk tonjolan(trikogen) penghubung antara askogonium dan antheridium.
           
          • Inti-inti askogonium berpasangan dan inti tersebut membelah membentuk hifa yang berisi satu pasang inti (hifa dikarion= hifa berinti dua).
           
          • Hifa dikarion kemudian memanjang dan membentuk miselium         badan buah    
           
          • ujung-ujung dikarion membentuk askus.
           
          • Dua inti sel bersatu, kemudian mengadakan pembelahan meiosis, sehingga terbentuk askospora yang haploid.
           
           
          • Contoh:
            • Sacharomyces cereviceae, untuk pembuatan roti.
            • Penicillium chrysogenum, untuk pembuatan antibiotik penisilin.
            • Penicillium notatum, untuk pembuatan antibiotik penisilin
            • Neurospora sitophilla,
            • Neurospora crassa,
            • Piedraia hortai, penyabab infeksi pada rambut
            • Candida albicans, penyebab penyakit pada slaput lender,mulut, vagina, saluran pencernaan.
            • Penicillum camemberti & Penicillium roqueforti, pembuatan keju
          • Saprofit,parasit , simbiosis
            • Basidiomycotina
          • Hifa
            septum,
            inti haploid.
          • Punya
            tubuh buah
            (basidiokarp)
          • Saprofit
            dan
            parasit

          • Reproduksi
            • Reproduksi Aseksual
              • Konidiospora
              • Fragmentasi Miselium
            • Reproduksi Seksual
              • Konjugasi basidiospora, prosesnya:    
                • Spora berinti haploid+ dan haploid– tumbuh menjadi hifa+ dan hifa–.
                • Hifa+ dan hifa– akan melebur menjadi hifa dikariotik (2 inti).
                • Hifa dikariotik tumbuh menjadi miselium dan akhirnya membentuk
                • tubuh buah (basidiokarp).
                • Ujung-ujung hifa pada basidiokarp menggelembung (disebut
                • basidium) dan dua inti haploid menjadi satu inti diploid.
                • Inti diploid membelah secara meiosis menjadi 4 inti haploid. Basidium
                • membentuk 4 tonjolan dan masing-masing tonjolan diisi 1 inti haploid
                • yang akan berkembang menjadi spora disebut basidiospora.
                • Basidiospora yang sudah masak akan terlepas dari basidium dan jika jatuh di tempat yang cocok akan tumbuh menjadi hifa.
          • Miselium ada 3 macam:
            • Miselium primer, miselium yang sel2 nya berinti 1 hasil basdiospora.
            • Miselium sekunder, miselium sel2nya berinti 2.
            • Miselium tersier, miselium terdiri atas jar. Miselium sekunder pd pembentukan basidiokarp dan basidiofor yang menghasilkan basidiospora.
          • Contoh:
            • Volvariella volvaceae (jamur merang)
            • Auricularia politricha (jamur kuping)
            • Lentinulla edodes (jamur shitake)
            • Pleurotes( jamur tiram)
            • Amanita caesarina, enak dimakan.
            • Ganoderma applanatum (jamur kayu) Sebagai obat / Suplement
            • Puccinia graminis, parasit pada Gramineae, tubuh buah
            • Puccinia arachidis, parasit pada tanaman kacang tanah
            • Phakospora pachyrhizi, parasit pada tanaman kedelai
            • Ustilago maydis (jamur api), parasit pada jagung. tubuh buah

               
            • Amanita verma
            • Amanita muscaria
            • Amanita ocreata
            • Amanita phalloides

        • Deuteromycotina (Jamur Imperfeksi)
          • Hifa bersekat
          • Dinding sel: Kitin
          • Terbentuk spora secara vegetatif dan belum diketahui fase kawinnya (jamur tidak sempurna atau imperfekti).
          • Reproduksi:
            • Reproduksi Aseksual
              • Konidia

                 
            • Reproduksi Seksual
              • Belum diketahui
          • Tidak ditemukan askus dan basidium
          • Banyak jamur yang tergolong pada jamur imperfeksi menimbulkan penyakit.
          • Contoh:
            • Epidermophyton floocosum: kutu air
            • Epidermophyton, Microsporum: kurap.
            • Melazasia fur-fur : panu
            • Altenaria Sp.: hidup pada tanaman kentang.
            • Fusarium: hidup pada tanaman tomat
            • Trychophyton tonsurans : ketombe.
            • Aspergillus oryzae:
              pembuatan sake.
            • A. wentii: Kecap
            • A. flavus: Penghasil racun aflatoksin.
            • A. Fumigatus:
              penyakit paru paru pada manusia
        • Simbiosis Fungi
          • Lichenes (Lumut kerak)
            • Merupakan simbiosis dari Ascomycotina, Basidiomycotina, Deutromycetes dengan Cyanophyta(Cyanobacterium) dan Chlorophyta.
            • Gonidium : ganggang yang bersimbiosis dengan lumut.
            • Kerja Fungi dalam simbiosis:
              • menyediakan air &mineral, dan
              • melakukan pertukaran gas,
              • melindungi ganggang.
          • Kerja Ganggang dalam simbiosis:
            • Memproduksi makanan dengan fotosintesis
          • Habitat Lichenes:
            • Epifit pada pohon.
            • Tanah .
            • Batu karang.
            • Lingkungan ekstrem
          • Merupakan tanaman perintis kehidupan.
          • Bentuk tubuh berupa talus yang tipis, pada irisan melintang talus terlihat bagian luar berupa miselium yang kompak dan bagian dalam berupa hifa yang tidak kompak dan di antaranya terdapat kelompok alga.
          • Reproduksi
            • Reproduksi Aseksual
              • Fragmentasi thalus
              • Jatuhnya Soredium (sel ganggang yang terbungkus oleh hifa jamur).
            • Reproduksi Seksual
              • Terjadi pada masing masing simbion.
          • Manfaat Lichenes:
            • Membantu proses pelapukan batuan
            • Bahan penyamak kulit
            • Bahan pewarna
            • Bahan kosmetik
              • Indicator adanya polusi udara.
              • Indikator pH.
              • Bahan kertas lakmus celup
              • Bahan pembuat obat,
              • penambah rasa dan aroma.
            • Mikoriza
          • Merupakan
            simbiosis
            dari
            ZAB (
            Zygomycotina, Ascomycotina, Basidiomycotina) dengan akar tumbuhan.
          • Jamur memperluas
            areal penyerapan
            air
          • Mikoriza dibedakan menjadi 2 tipe, yaitu:
            • Ektomikoriza : hifa
              tidak menembus
              ke dalam akar (korteks) hanya sampai epidermis, contoh: pinus.

            • Endomikoriza: hifa jamur menembus akar sampai ke bagian korteks. Contoh : pada anggrek, kol, bit.
        • Peranan bagi manusia
          • Menguntungkan
          • Fermentor industry keju,roti, bir (Khamir Sacchromyces )
          • Penghasil antibiotic (Penicilliium notatum )
          • Decomposer ( Higraporus & Lycoperdon perlatum )

          • Bahan pangan protein tinggi: Volvariella volvacea (jamur merang)
          • Industri bahan makanan(tempe&oncom) : Rhizopus dan Mucor

            Merugikan
          • pneumonia pada paru paru manusia:Pneumonia carinii
          • parasit pada tanaman pertanian:Albugo
          • penyebab keputihan dan sariawan: Candida sp.
          • Menyerang bahan bahan yang bernilai ekonomi (kulit, kayu,dll).
          • Sebagai penghasil racun ex: Amanita phalloides, Amanita muscaria, Aspergillus flavus.

          •