Kamis, 08 September 2011

Dari Labsky untuk Indonesia


Pelajaran Agama Islam semester 5
oleh: Rizkiawan Fauzan XII-IPA-1

BAB 1 Al-Qur'an
Surah Al-kafiruun
قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ
1. Katakanlah: Wahai orang-orang yang menyangkal kebenaran (kafir)!
لَا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ
2. Aku tidak menyembah apa yang kamu sembah,
وَلَا أَنتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ
3. Dan kamu tidak menyembah apa yang aku sembah.
وَلَا أَنَا عَابِدٌ مَّا عَبَدتُّمْ
4. Dan aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah,
وَلَا أَنتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ
5. Dan kamu pun tidak akan menyembah apa yang akn sembah.
لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ
6. Untukmu agamamu dan untukku agamaku!

Kandungan Surah Al-Kaafiruun {109}Ayat 1-6
Dari ayat di atas dapat disimpulkan sebagai berikut :

a. Allah SWT memerintahkan kepada Nabi Muhammad SAW untuk mengatakan kepada orang-orang Kafir bahwa aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah dan kamu juga tidak akan menyembah apa yang aku sembah.

b. Allah SWT memerintahkan kepada Nabi Muhammad SAW untuk mengatakan kepada orang-orang Kafir bahwa bagi ku agamaku dan bagi kamu agama kamu.

c.Dari surah tersebut menyatakan bahwa agama Islam sangat tegas sekali kepada kaumkafir, dan juga tidak memaksakan agama kepada orang-orang kafir, karena urusan agamaadalah urusan diri masing-masing dan tergantung dari hidayah dari Allah SWT. Kewajiban kitahanya memberitahu dan mengajak agar mereka tahu dan paham mana agama yang benardan yang salah.

d.Kita selaku umat Islam mari tunjukkan dan beri contoh tauladan yang baik, agar merekayang kafir tertarik dan mau masuk Islam dengan kehendak sendiri tanpa paksaan



Perilaku yang Mencerminkan Isi Surah Al-Kafiruun {109}Ayat 1-6
KISAH SEORANG KRISTIAN MASUK ISLAMBERKAT MEMULIAKAN ASYURA'

 Alkisah disebutkan bahwa di kota Array terdapat Qadhi yang kaya-raya. Suatu harikebetulan hari Asyura' datanglah seorang miskin meminta sedekah. Berkatalah si miskin tadi: "Wahai tuan Qadhi, saya seorang miskin yang mempunyai tanggungan keluarga. Demikehormatan dan kemuliaan hari ini, saya meminta pertolongan daripada tuan, maka berilahsaya sedekah sekadarnya berupa sepuluh keping roti, lima potong daging dan duit duadirham."

Qadhi menjawab, "Datanglah selepas waktu zohor!"

Selepas sembahyang zohor orang miskin itu pun datang demi memenuhi janjinya.Sayangnya si Qadhi kaya itu tidak menepati janjinya dan menyuruh si miskin datang lagiselepas sembahyang Asar. Apabila dia datang selepas waktu yang dijanjikan untuk kali

Di waktu si miskin jalan mencari makanan, ia melintas di depan seorang kristian sedang duduk-duduk di hadapan rumahnya. Kepada orang Kristian itu si miskin minta sedekah,"Tuan, demi keagungan dan kebesaran hari ini berilah saya sedekah untuk keluarga saya."

Si Kristian bertanya, "Hari apakah hari ini?"

"Hari ini hari Asyura", kata si miskin, sambil menerangkan keutamaan dan kisah-kisahhari Asyura'. Rupanya orang Kristian itu sangat tertarik mendengar cerita si peminta sedekahdan hatinya berkenan untuk memberi sedekah.

Berkata si Kristian, "Katakan apa hajatmu padaku!"

Berkata si peminta sedekah, "Saya memerlukan sepuluh keping roti, lima potong daging dan uang dua dirham saja."

Dengan segera ia memberi si peminta sedekah semua keperluan yang dimintanya. Sipeminta sedekah pun balik dengan gembira kepada keluarganya. Adapun Qadhi yang kikirtelah bermimpi di dalam tidurnya.

"Angkat kepalamu!" kata suara dalam mimpinya. Selanjutnya ia mengangkat kepala, tiba-tiba terlihat di hadapan matanya dua buah bangunan yang cantik. Sebuah bangunandiperbuat dari batu-bata bersalut emas dan sebuah lagi diperbuat daripada yaqut yang berkilau-kilauan warnanya. Ia bertanya, "Ya Tuhan, untuk siapa bangunan yang sangat cantik ini?"

 Terdengar jawaban, "Semua bangunan ini adalah untuk kamu andaikan saja kamu mahumemenuhi hajat si peminta sedekah itu. Kini bangunan itu dimiliki oleh seorang Kristian."

 Apabila Qadhi bangun dari tidurnya, iapun pergi kepada Kristian yang dimaksudkandalam mimpinya. Qadhi bertanya kepada si Kristian, "Amal apakah gerangan yang kau buatsemalam hingga kau dapat pahala dua buah bangunan yang sangat cantik?"

Orang Kristian itu pun menceritakan tentang amal yang diperbuatnya bahwa ia telahbersedekah kepada fakir miskin yang memerlukannya pada hari Asyura' itu.

Kata Qadhi, "Juallah amal itu kepadaku dengan harga seratus ribu dirham."

Kata si Kristian, "Ketahuilah wahai Qadhi, sesungguhnya amal baik yang diterima oleh Allah tidak dapat diperjual-belikan sekalipun dengan harga bumi serta seisinya."

Kata Qadhi, "Mengapa anda begitu, sedangkan anda bukan seorang Islam?"

Ketika itu juga orang Kristian itu membuang tanda salibnya dan mengucapkan duakalimah syahadat serta mengakui kebenaran agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW


Surah Yunus ayat 40-41

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhLj3la_IsX3uzWniBgWgn3YEur3tpi7ZMt5pYS5Nj1fZqfRx_TxJdUCWpQOIW4ZgRCRtjOlDVANZYTyR7dJZrk0XgFxPyORmQ0B3YoFPTscwQ1NZXQu2lovpomozKrmyNWFScCGDy28nxI/s320/surah+yunus.bmp

 40. Di antara mereka ada orang-orang yang beriman kepada Al-Quran, dan di antaranya ada (pula)
orang-orang yang tidak beriman kepadanya. Rabbmu lebih mengetahui tentang orang-orang yang berbuat
kerusakan. (QS. 10:40)
41. Jika mereka mendustaka kamu, maka katakanlah: Bagiku pekerjaanku dan bagimu pekerjaanmu.
Kamu berlepas diri terhadap apa yang aku kerjakan dan aku berlepas diri terhadap apa yang kamu
kerjakan. (QS. 10:41)

Kandungan Surat Yunus {10} ayat 40-41
Dari ayat di atas dapat disimpulkan sebagai berikut :

a. Ketika Nabi Muhammad SAW diutus dengan membawa Al-Qur'an, orang-orang Quraisy ada yang beriman dan ada juga yang tidak

b. Allah SWT mengetahui orang-orang yang berbuat kerusakan di bumi, yaitu mereka yang musyrik dan berbuat zalim serta aniaya.

c. Orang-orang yang tetap mendustakannya maka biarlah bagi mereka pekerjaan mereka. Artinya, apa yang mereka perbuat harus dipertanggungjawabkan.

Perilaku yang Mencerminkan Isi Surah Yunus {10} Ayat 40-41

Abdurrahman adalah Ketua OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) di sekolahnya. Diamempunyai ide berdarmawisata ke luar kota pada liburan mendatang. Pada rapat OSIS,idenya itu disampaikan kepada teman-temannya dengan bahasa yang baik, jelas, memberikesempatan kepada teman-temannya untuk berpendapat, tidak memaksakan idenya,menanggapi, dan menampung secara baik saran-saran yang diajukan oleh teman-temannya. Akhirnya, rapat OSIS menyetujui rencana berdarmawisata yang diusulkan oleh ketua OSISitu. Pada saat pelaksanaan, hampir semua siswa di sekolah itu ikut berdarmawisata.Di sekolah lain, sebagai ketua OSIS di sekolahnya, Jos Bush memimpin rapat rencanaberdarmawisata ke Pulau Bali. Teman-temannya sependapat, bahwa tempat itu memang bagus sekali untuk dikunjungi, sayangnya pulau itu letaknya jauh sekali dari sekolahnyasehingga memerlukan biaya yang relatif tinggi. Oleh karena itu, mereka mengusulkan tempatlain yang lebih dekat sehingga biayanya lebih kecil. Usul mereka tidak disetujui. Jos Bushmenjadi berang dan bersikeras mempertahankan pendapatnya. Bahkan, dia mengancammereka yang tidak menyetujui rencananya. Menanggapi hal ini, teman-temannya menjadidiam. Sikap diam ini diartikan oleh Jos Bush sebagai tanda setuju. Pada saat pendaftaran,hampir semua siswa serempak tidak mau ikut berdarmawisata.Contoh I menggambarkan pelaksanaan butir nilai "tidak memaksakan kehendak kepadaorang lain", sedangkan contoh II menggambarkan pelaksanaan yang sebaliknya. Pada contoh1, Abdurrahman mempunyai ide yang baik dan disampaikan secara baik. Dia toleranterhadap pendapat teman-temannya, menampung usul-usul mereka, dan merumuskankehendak rapat. Cara inilah yang biasa disebut musyawarah-mufakat. Akhirnya, keputusandan pelaksanaan hasil rapat OSIS didukung sepenuhnya oleh teman-temannya. Hal initerbukti hampir semua siswa di sekolahnya ikut berdarmawisata. Yang terjadi pada contoh II adalah sebaliknya. Ide Jos Bush memang bagus, tetapi harusdiingat bahwa tidak setiap ide yang menurutnya bagus secara otomatis bagus juga bagi orang lain. Cara Jos Bush agar idenya diterima, tidak dengan cara-cara yang manusiawi, memaksa,dan mengancam temantemannya. Akibatnya, keputusan rapat OSIS itu bersifat semusehingga gagal dalam pelaksanaannya. Hal ini terbukti hampir semua siswa di sekolahnyatidak mau ikut bcrdarmawisata.Contoh lain seperti :terjadinya pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh sebagiankaum Muslimin pada peperangan Uhud, sehingga menyebabkan kaum Muslimin menderitakekalahan, tetapi Rasulullah SAW tetap bersikap lemah lembut dan tidak marah terhadap yang melanggar itu, bahkan mema’afkannya dan memohonkan untuk mereka ampunan dari Allah SWT. Andaikata Nabi Muhammad SAW bersikap keras, berhati kasar tentulah mereka akan menjauhkan diridari beliau. Di samping itu Rasulullah SAW selalu bermusyawarah dengan mereka dalam segala hal,apalagi dalam urusan peperangan. Oleh karena itu, kaum Muslimin patuh melaksanakankeputusan-keputusan musyawarah itu, karena keputusan itu merupakan keputusan merekasendiri bersama Rasulullah
SAW. Mereka tetap berjuang dan berjihad di jalan Allah SWT dengan tekad yang bulat tanpa menghiraukan bahaya dan kesulitan yang mereka hadapi. Merekabertawakkal atau menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah SWT, karena tidak ada yang dapat membela kaum Muslimin selain Allah SWT.

Surah Al-Kafi ayat 29

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhL5Dr4Df87t-jcRRA4zOfkfXF0HCw8OAIgdZKOHPVIkEgNFjZnIp6FQ39eDVbFoFbg2TVqlIiLn_UDAOzm4ztxVRjNty3kY1UKTBxyPTFyDOw_V9NHbse9rQ7E_l1fCIVzSnbwmiTQZ3PS/s320/surah+al-kahfi.bmp

29. Dan katakanlah: Kebenaran itu datangnya dari Rabbmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir. Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang-orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. Dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek. (QS.18:29)

Kandungan Surat Al-Kahfi {18} ayat 29
Dari ayat di atas dapat disimpulkan sebagai berikut :

a. Ketika Nabi Muhammad SAW diutus dengan membawa Al-Qur'an, orang-orang Quraisy ada yang beriman dan ada juga yang tidak.

b. Allah SWT mengatakan kepada umat Nabi Muhammad SAW, barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah iaberiman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir". Sesungguhnya Kami telahsediakan bagi orang-orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka.

c. Siksaan bagi orang yang tidak beriman, Allah SWT telah menyediakan siksaan bagi orang–orang kafir yakni mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek.”

Perilaku yang Mencerminkan Isi Surah Al-Kahfi {18} ayat 29
NELAYAN MUKMIN DAN NELAYAN KAFIR 

Pada zaman dulu, ada dua orang nelayan, seorang mukmin dan seorang lagi kafir. Padasuatu hari kedua-duanya turun ke laut untuk menangkap ikan. Semasa menebar jala, nelayankafir menyebut nama tuhan berhalanya. Hasil tangkapannya amat banyak. Berlainan puladengan nelayan mukmin. Apabila menebar jalanya, si-mukmin itu menyebut nama Allah SWT. Hasilnya tidak ada seekor pun ikan yang tersangkut pada jaringnya. Hingga ke lewat senja,nelayan mukmin tidak berjaya mendapat sebarang ikan manakala si-kafir itu kembali denganmembawa ikan yang sangat banyak.Meskipun pulang dengan tangan kosong, namun nelayan mukmin itu tetap bersabar sertaredha dengan apa yang Allah SWT takdirkan. Si-kafir yang membawa berbakul-bakul ikan pulang dengan rasa bangga dan bongkak.Malaikat yang melihat keadaan nelayan mukmin ini berasa simpati lalu mengadu kepada Allah SWT. Allah SWT memperlihatkan kepada malaikat tempat yang disediakan olehNya untuk nelayanmukmin itu; iaitu sebuah syurga. Berkata malaikat "Demi Allah, sesungguhnya tidak memberiarti apa-apa pun penderitaan di dunia ini jika dia mendapat tempat di syurga Allah SWT."Setelah itu Allah SWT memperlihatkan tempat yang disediakan untuk nelayan kafir. Berkatamalaikat "Alangkah malangnya nasib si-kafir. Sesungguhnya tidak berguna langsung apa yang dia dapat di dunia dulu sedangkan tempat kembalinya adalah neraka jahannam."

Moral & I’tibar :

Kediaman mukmin adalah di syurga manakala kediaman kafir adalah di neraka.Dunia adalah syurga orang kafir.Kekayaan dan kemewahan di dunia tidak semestinya berkekalan di akhirat.Kesusahan orang mukmin di dunia tidak seberapa jika dibandingkan dengan kenikmatanyang disediakan di syurga.Kesenangan orang kafir di dunia tak berbalas jika dibandingkan dengan azab seksa yang disediakan di neraka.Kesenangan atau kesusahan seseorang bukan menjadi tolak ukur bagi keredhaan Allah SWT; yang menjadi penentu ialah keimanan terhadapNya.Kesusahan di dunia bukan bermakna Allah SWT tidak menyukai seseorang.Begitu juga kemewahan yang Allah SWT berikan kepada seseorang bukan bermakna Allah SWT meredhainya.Redha di atas takdir Ilahi adalah sifat mukmin sejati. Jangan berputus asa, kecewa atau sedih apabila melihat orang kafir senang dan mewah dalamkehidupan di duniaKeimanan seseorang adalah lebih mahal daripada dunia dan isinya. Apalah maknanya kemewahan jika tidak mensyukuri dan beriman dengan Allah SWT.

 Bab 2 Al-Qur'an

Surah Al-Mujadillah ayat 11
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZdSliHRAMZbrrpERamkkp8iEVI3iPbYBy5gJRM-25ktCfoDCx0I7yGWY6IVkoUdkIQoN4ACWOIhFNunEYjBto1HSCa60olx9NumsUk7MVFx9dAqAkx7IvEHQeZBhriAFCsaCl0_1Gsm1Q/s320/almujadilah11.jpg
Arti:
Hai orang-orang beriman apabila kamu dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis”, Maka lapangkanlah niscaya Alloh akan memberi kelapangan untukmu. dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”, Maka berdirilah, niscaya Alloh akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Alloh Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.(Al Mujadalah 11)

Dari ayat di atas dapat disimpulkan sebagai berikut :

a. Berlapang-lapanglah kita dalam suatu pertemuan / majelis dengan memberikan tempatkepada saudara-saudara kita yang baru datang.

b. Jika pemimpin sidang meminta agar meluangkan beberapa tempat duduk untuk orang-orang yang dihormati, maka hendaklah diikuti permintaan itu.

c. Hendaklah orang-orang yang menghadiri pertemuan atau persidangan, baik yang terlebihdahulu datang maupun yang terbelakang, sama-sama menjaga suasana yang damai, amandan tentram dalam persidangan.

d. Allah SWT meninggikan derajat orang-orang yang berkumpul padanya tiga hal, yaitu orang yang beriman, berilmu dan beramal shaleh.

e.  Berusahalah mencari ilmu, terutama Ilmu agama agar keimanan kita semakin meningkat.

f. Orang-orang yang beriman dan berilmu lebih mulia dan tinggi derajatnya disisi Allah SWT
dibanding orang yang beriman tapi tidak berilmu apalagi dengan orang yang berilmuyang tidak beriman.

g. Nilai manusia terletak kepada tingkat keimanannya kepada Allah SWT dan tingkat imantergantung kepada tingkat ilmunya yang ia miliki dan tingkat ilmu juga tergantung kepada’amal yang ia lakukan serta tingkat ’amal tergantung dari keikhlasan hatinya berbuatapakah karena Allah SWT atau karena yang lain.

Surah Al-jumu'ah ayat 10

فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ (10)

arti:

Apabila telah ditunaikan shalat maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah SWT
dan ingatlah Allah SWT banyak-banyak supaya kamu beruntung.

Perilaku yang mencerminkan penerapan surah Al-Jumu'ah ayat 10

Orang yang mencari dunia saja dan lupa akhirat, dia akan celaka. Sebaliknya, orang yang mencari akhirat saja dia akan sengsara di dunia. Oleh karena itu, bekerjalah untuk duniamusebagai bekal hidup di dunia, dan bekerjalah untuk akhiratmu sebagai bekal hidup di akhiratnanti. Jadi, perilaku yang sesuai dengan Surah Al-Jumuah ayat 9-10 adalah sehabis melakukanshalat Jum’at kemudian mencari keridhaan dan rezeki dengan berbagai kegiatan, agar bahagiadi dunia dan akhirat.

Bab 3 Aqidah

A. Iman Kepada Hari Akhir

Maksud beriman kepada Hari Akhirat adalah kita mempercayai dan meyakini dengansepenuh hati bahwa sesudah alam yang kita tempuh ini, ada lagi alam yang kedua, di manapada alam kedua inilah Allah SWT memberikan balasan baik kepada orang yang berbuat kebaikandan beramal shaleh dan memberikan siksaan kepada orang yang berbuat jahat, danmelanggar larangan Allah SWT.

1.Perbuatan di Dunia sebagai Bekal Kehidupan di Akhirat

Manusia diciptakan oleh Allah SWT di dunia tidaklah sekadar untuk hidup sia-sia, tetapi diberiamanat untuk beribadah kepada-Nya. Ibadah sering dikatakan sebagai hubungan manusiadengan Khaliknya. Melalui ibadah manusia dapat mencapai kehidupan yang berguna dandapat mencapai kebahagiaan di dunia. Pada akhirnya kelak manusia akan mengalami kehidupan di akhirat.

2. Perbuatan di Dunia Akan Dipertanggungjawabkan di Akhirat

Setiap orang mempunyai kewajiban yang harus dilakukan dengan sebaik-baiknya. Sebagaiorang Islam, kita berkewajiban untuk beramal saleh, juga berkewajiban melaksanakan ajaranagama dalam kehidupan sehari-hari.Kewajiban itu baru dapat dilakukan dengan baik jika setiap orang mempunyai tanggung jawab, baik terhadap dirinya sendiri, kepada orang lain, maupun kepada Allah SWT. Semuaperbuatan yang dikerjakan di dunia, kelak di akhirat akan dimintai pertanggungjawaban.Dalam hal ini Rasulullah bersabda yang artinya "Masing-masing kamu adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan ditanyakan atas hasil kepemimpinan."(HR. Bukhari)

Secara pribadi semua yang kita perbuat, baik berupa ibadah kepada Allah SWT, seperti shalat,puasa, dan zakat, maupun yang berkaitan dengan sesama manusia dapat dikatakan sebagaitanggung jawab. Lebih luas lagi, seorang muslim dituntut untuk menyampaikan kebenarankepada orang-orang yang belum mengerti kebenaran dalam ajaran Islam.

Dapat disimpulkan bahwa fungsi iman kepada hari akhir adalah sebagai berikut :

a. Memberikan dorongan untuk membiasakan diri dengan sikap dan perilaku terpuji(akhlaqul karimah) dan menjauhkan diri dari sikap serta perilaku tercela (akhlaqulmazmumah). Hadis-hadis Nabi Muhammad SAW. menyebutkan yang artinya:
1)  Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa yang beriman kepada Allah SWT dan hari akhir maka  janganlah duduk menghadapi jamuan makan yang disitu dibagi-bagikan minuman keras bergilir dan bergantian." 
 2)  Dari Abu Hurairah ra. dia berkata, bersabda Rasulullah SAW: "Barang siapa beriman kepada Allah SWT dan hari akhir maka hendaklah dia menghormati tamunya. Barang siapa beriman kepada Allah SWT dan hari akhir maka hendaklah ia berkata baik atau diam." 
 (HR. Bukhari Mus-lim & Ibnu Majah)

b. Memberi dorongan untuk disiplin menunaikan ibadah shalat lima waktu dan ibadah-ibadah lain yang hukumnya wajib, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW yang artinya "Yang  pertama-tama dihisab atas seorang hamba (pada hari akhir) ialah shalatrrya, dan yang pertama-tama dihukum antara manusia ialah masalah darah atau pembunuhan."(HR. An-Nasal dari IbnuMas'ud)

c. Memperkuat keyakinan bahwa Allah SWT Mahakuasa dan Maha Adil. Allah SWT berkuasa menghancurkan alam semesta dengan segala isinya pada peristiwa kiamat kubra. Allah SWT
juga akan mengadili dengan seadilnya amal masing-masing manusia ketika dunia pada  yaumul hisab 
kelak.


B. Hikmah Beriman kepada Hari Akhirat

1. Supaya kita berbicara, bersikap dan berbuat berhati-hati dan penuh perhitungan sertatidak menurutkan kemauan hawa nafsu, karena kita yakin bahwa segala apa yang kitalakukan di dunia akan dipertanggung jawabkan di hadapan Allah SWT.

2. Agar kita dapat bersikap optimis, dan percaya diri untuk berbuat amal shaleh. Karenakita yakin bahwa perbuatan yang baik akan dibalas dengan surga dan amal yang buruk akan dibalas dengan neraka. (beramal dan bekerja seolah- olah kita hidup selamanya danberibadah seolah- olah kita akan mati besok).

3. Menyadarkan manusia untuk berhati-hati, penuh perhitungan, dan disiplin.

4. Selain itu, berusaha maksimal mematuhi ajaran agama Allah SWT.

5. Berpandangan optimis akan adanya balasan kebaikan dari Allah SWT.

6. Menyadarkan manusia dari sifat lupa diri terhadap kesenangan dunia.

7.Menumbuhkan rasa sosialnya dalam kehidupan di masyarakat


C. Tanda-tanda Hari Akhirat 

Diriwayatkan dari Huzaifah bin Usaid al-Ghifari ra. berkata:

Nabi Muhammad SAW, pernah menghampiri kami, sedangkan kami sedang membicarakan masalah tanda-tandakiamat. Lalu Rasulullah SAW bertanya, "Apa yang kalian sedang bicarakan?" Para sahabat menjawab: "Kami sedang memikirkan masalah hari kiamat." Rasulullah SAW bersabda:"Sesungguhnya hari kiamat itu tidak akan terjadi hingga kalian mendapatkan sepuluh tanda-tandanya"Kemudian Rasulullah SAW. menyebutkan tanda kiamat satu per satu, "Datangnya asap,Dajal, binatang-binatang melata, terbitnya matahari dari barat, turunnya Nabi Isa binMaryam , munculnya Yakjuj dan Makjuj; terjadinya tiga kali gerhana, gerhana di timur,gerhana di barat, dan gerhana di dataran Jazirah Arab, dan yang terakhir adalah munculnyaapi dari Yaman yang rnenggiring manusia." (Sumber buku Fenomena Kiamat)

Bab 4 Akhlak Terpuji

A. Adil

  Adil artinya meletakkan sesuatu pada tempatnya. Maksudnya, tidak memihak antara yang satu dengan yang lain. Menurut istilah, adil adalah menegaskan sesuatu kebenaran terhadapdua masalah atau beberapa masalah untuk dipecahkan sesuai dengan aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh agama. Jadi, keadilan ialah suatu perbuatan yang berusaha meletakkan sesuatu pada tempatnyaatau lawan dari zalim. Dengan kata lain, bertindak atas dasar kebenaran, bukan mengikutikehendak hawa nafsu.
  Maksud dari berlaku Adil ialah dalam memutuskan perkara disesuaikan dengan amalperbuatan seseorang tanpa memandang rakyat atau pejabat, miskin atau kaya, siapa yang bersalah harus dihukum. Karena Allah SWT Yang Maha Adil membebani hukum kepada hamba-Nya disesuaikan dengan kemampuannya, dan di dalam menjatuhi atau memutuskan hukumandisesuaikan dengan apa yang pernah diperbuatnya.

Macam-macam perilaku Adil :

Berlaku adil dapat diklasifikasikan kepada 4 bagian, yaitu :

1. Berlaku adil kepada Allah SWT, yakni menjadikan Allah SWT satu-satunya Tuhan yang memilikikesempurnaan. Kita sebagai makhluknya harus senantiasa tunduk dan patuh padaperintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

2. Berlaku adil terhadap diri sendiri, yakni menempatkan diri pribadi pada tempat yang baik dan benar. Diri kita harus terjaga dan terpelihara dalam kebaikan dan keselamatan, tidak menganiaya diri sendiri dengan menuruti hawa nafsu yang akibatnya dapat mencelakakandiri sendiri.

3. Berlaku adil terhadap orang lain, yakni menempatkan orang lain pada tempat danperilaku yang sesuai, layak, benar memberikan hak orang lain dengan jujur dan benarserta tidak menyakiti dan dan merugikan orang lain.

4. Berlaku adil terhadap makhluq lain, yakni memperlakukan makhluk Allah SWT yang alin denganlayak dan sesuai dengan syari’at Islam dan menjaga kelestarian dengan merawat danmenjaga kelangsungan dengan tidak merusaknya.


Menunjukkan sikap adil kepada orang lain dapat dilakukan dengan beberapa hal :

1. Patuh kepada perintah Allah SWT dan Rasulnya

2. Memberikan rasa aman kepada orang lain dengan sikap ramah dan santun

3.Menciptakan suasana aman, edukatif dan rukun

4.Bila bermitra harus saling menguntungkan dan bermanfaat bagi seluruh manusia danmakhluq serta dapat dipertanggungjawabkan dunia dan akhirat

5. Tidak angkuh, sombong, kikir, boros, iri dan dengki dalam bergaul sesama manusia

6. Selalu berprasangka baik terhadap orang disekitarnya

7. Selalu berbuat kebajikan dan tolong menolong terhadap sesama khususnya kepada fakirmiskin dan anak yatim piatu

8. Selalu berfikir dengan benar sebelum bertindak dan berbuat

9.  Tidak pilih kasih dalam bergaul

Berbuat sesuatu yang menyimpang dari keadilan berarti berbuat zalim (aniaya).Sedangkan penganiayaan dapal merugikan diri sendiri maupun orang lain. Karena itu,penganiayaan termasuk perbuatan yang dilarang agama dan tidak disukai Allah SWT. Kita dilarang berbuat zalim dan diperintahkan berbuat adil. Berbuat adil itu harus meliputi segala hal, baik dalam perkataan maupun perbuatan, baik tcrhadap diri sendiri, keluarga, masyarakat maupunlingkungan.


B. Ridha

Ridha termasuk salah satu akhlak terpuji. Ridha artinya sudah merasa cukup dengan apayang la miliki, baik harta maupun pekerjaan. Sebagian orang mungkin menganggap, sikapyang demikian termasuk akhlak yang buruk. Karena dengan merasa cukup terhadap apa yang dimilikinya itu maka akan menimbulkan kemalasan pada dirinya dan tidak man bekerja.Pandangan yang seperti itu adalah pandangan yang sesat dan keliru. Islam tidak mengajarkankepada umatnya supaya hidup malas. Ridha dapat menjauhkan diri dari ajakan nafsuterhadap berbagai tipu daya kehidupan dunia, yang membuat seseorang lupa akan Allah SWT dalam mempersiapkan diri menuju kehidupan akhirat kelak. Akibat godaan nafsu, seseorang tidak takut atas ancaman yang akan diterimanya sehingga sikap dan perilakunya melampaui batas-batas norma agama. Maka, untuk menghindari hal itu, seorang muslim dituntut untuk bersikap Qanaah di dalam hidupnya. Qanaah dalam pengertian yang luas mengandung arti:
a. menerima dengan rela apa yang ada,

b. menerima dengan sabar semua ketentuan Allah SWT

c. bertawakal kepada Allah SWT

d. memohon kepada Allah SWT ambahan yang pantas yang disertai dengan usaha atau ikhtiar,serta

e. tidak tertarik oleh tipu daya dunia.

Maka jelaslah, Ridha itu berkaitan dengan sikap hati atau sikap mental dalam menghadapiapa yang kita miliki atau dalam menghadapi apa yang menimpa diri kita. Kita terima dengan relaapa yang ada, dan kita tcrima pula dengan tabah apa yang menimpa kita. Tetapi, kita tetap bekerja sebagaimana mestinya dan tawakal kepada Allah SWT. Apabila pekerjaankita itu berhasil maka kita bersyukur kepada Allah SWT, artinya kita diberi karunia nikmat dari-Nya. Adapun nikmat itu sedikit atau banyak, semuanya kita terima dengan senang hati. Sebaliknya, jikaapa yang kita usahakan itu belum membawa keberhasilan maka kita terima juga ketentuan yang demikian itu dengan tabah dan sabar. Sebab, Tuhan kuasa untuk berbuat atas segala sesuatumenurut kehendak-Nya. Kita tidak boleh sombong kalau sedang beruntung. Sebaliknya, kita jugatidak gelisah jika sedang merugi. Karena itu, sungguh beruntung bagi orang yang hatinya telahmencapai Qanaah.Seperti sabda Rasulullah SAW yang artinya "Berbahagialah bagi orang yang mendapat petunjuk untukmasuk Islam,sedang keadaan hisupnya sederhana, tetapi Qana’ah." 
(HR. Tarmudzi)

Selain itu dalam hadis lain beliau juga bersabda yang artinya "Qanaah itu adalah harta yang tidakhilang dan simpanan yang tak akan lenyap." (HR. Thabrani dari Jabir)

Orang yang berjiwa Qanaah adalah orang yang merasa cukup dengan apa yang ia miliki.Orang yang memiliki jiwa Qana’ah itu ia akan bebas dan tidak terikat dengan segala sesuatu,sebab ia tidak mempunyai ambisi apa pun. Ia rela (Ridha) dengan kedudukan, harta, dan ilmuyang la miliki, sebab ia mempunyai keyakinan bahwa ini semua sudah menjadi kepastian Allah SWT. Karena itu, orang yang berjiwa Qanaah hidupnya akan tenteram, tidak tamak dan rakus. Semua pemberian Allah SWT yang berupa apapun ia terima dengan Ridha dan rasa syukur

Fungsi Ridha dalam kehidupan pribadi ialah :

a. menjadikan seseorang hidupnya tidak tamak

b. menjadikan seseorang hidupnya berjiwa tenang, rela terhadap semua pemberian Allah SWT, dan selalu mensyukuri semua nikmat Allah SWT yang dilimpahkan kepadanya

c. menjadikan seseorang dalam hidup di dunia ini untuk mencari kebahagiaan hidup diakhirat, dengan tetap berikhtiar.

2. Fungsi Ridha dalam kehidupan bermasyarakat ialah :

a. Seseorang tidak tamak dan ambisi terhadap kekayaan & kedudukan yang dimiliki orang lain

b. Seseorang tidak akan terperdaya oleh kemewahan hidup di dunia

c. Seseorang akan suka menegakkan kalimat Allah SWT.

C. Amal Shaleh

Amal shaleh maksudnya adalah berusaha melakukan perbuatan baik, berupayamembantu saudara yang ditimpa musibah dan meringankan persoalan yang terjadi. Amal shaleh adalah melakukan pekerjaan baik yang bermanfaat bagi diri sendiri danorang lain berlandaskan ikhlas karena Allah SWT semata.

Yang termasuk perbuatan amal shaleh di antaranya :

1. Amal Jariyah : pekerjaan yang mendatangkan pahala karena memberikan manfaat kepadaorang lain, seperti membangun tempat ibadah.

2. Amal Ma’ruf : menyeru atau mengajak orang untuk berbuat kebaikan, baik secara lisanmaupun dengan memberikan contoh tauladan dalam bentuk perbuatan langsung.

3. Berbakti kepada orang tuaKeharusan berbakti kepada orang tua yang diajarkan dalam Islam sangatlah rasional,mengingat sedemikian besar jasa Ibu dan bapak dalam merawat dan menjaga anak-anak sejak dari kandungan hingga dewasa

 Amal shaleh kepada Allah SWT seperti :

a. Memulai suatu perbuatan baik dengan Basmalah dan mengakhirinya dengan Hamdalah

b. Berniatlah dengan ikhlas karena Allah SWT setiap perbuatan baik yang hendak kita lakukan danjangan lupa berfikir dengan matang dan benar.

c. Disiplin dalam beribadah dan beramal shaleh serta berdasarkan ilmu

d. Selalu berzikir dan berdo’a kepada Allah SWT setelah berusaha dan berikhtiar

e. Bertawakkal dan bersabar serta bersyukur kepada Allah SWT.

Amal shaleh terhadap diri sendiri misalnya :

a. Beribadah dan beramal shaleh kepada Allah SWT

b. Tidak membiarkan diri jatuh kepada dosa, kebinasaan dan kehancuran seperti judi, zina,mencuri, Narkoba, merokok, merampok dan pembunuhan dan lain-lain.

c. Saling membantu dan mengurangi penderitaan orang lain karena Allah SWT

d. Menjauhkan sikap tercela seperti buruk sangka, iri, dengki, kikir, boros, adu dombadalam bergaul sesama manusia

e. Menjauhkan sikap malas belajar, malas bekerja, pesimis, penakut, tergesa-gesa dan sikapatau sifat yang jelek lainnya di buang dalam diri


BAB 5 Pernikahan

A. HUKUM ISLAM TENTANG PERNIKAHAN

1. Arti Pernikahan

Pernikahan berasal dari kata dasar nikah. Kata nikah memiliki persamaan dengan katakawin. Menurut bahasa Indonesia, kata nikah berarti berkumpul atau bersatu. Menurutistilah syarak, nikah itu berarti melakukan suatu akad atau perjanjian untuk mengikatkan diriantara seorang laki-laki dan seorang perempuan serta menghalalkan hubungan kelaminantara keduanya dengan dasar suka rela dan persetujuan bersama demi terwujudnya keluargabahagia yang diridhai oleh Allah SWT. Nikah adalah fitrah yang berarti sifat asal dan pembawaan manusia sebagai makhluk  Allah SWT. Setiap manusia yang sudah dewasa dan sehat jasmani rohaninya pasti membutuhkan temanhidup yang berlawanan jenis kelaminnya. Teman hidup yang dapat memenuhi kebutuhanbiologis, yang dapat mencintai dan dicintai, yang dapat mengasihi dan dikasihi, serta yang dapat diajak bekerja sama untuk mewujudkan ketenteraman, kedamaian, dan kesejahteraandalam hidup berumah tangga.Nikah termasuk perbuatan yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. Atau sunah Rasul dalam hal ini Rasulullah SAW. bersabda: dari Anas bin Malik, bahwasanya Nabi Muhammad SAW memuji Allah SWT dan menyanjung-Nya, beliau bersabda: "Akan tetapi aku shalat, tidur,berpuasa, makan, dan menikahi wanita, barang siapa yang tidak suka dengan perbuatanku,maka bukanlah dia dari golonganku ". (HR. Bukhari dan Muslim)

Allah SWT menciptakan manusia di dunia ini dalam keadaan berpasang-pasangan, yaitu terdiriatas laki-laki dan perempuan. Satu dengan yang lainnya saling membutuhkan untuk hidupbersama. Untuk mengikat kedua jenis tersebut dalam satu ikatan yang sah, maka disyariatkanpernikahan sebagai lembaga kehidupan yang resmi (sah) melalui akad nikah. Islam mengaturpernikahan, menetapkan syarat-syaratnya, dan menyebutkan kewajiban-kewajiban yang perluditaati oleh calon suami maupun istri.

Jadi, nikah adalah suatu lembaga kehidupan yang disyariatkan Islam berupa akad untuk menghalalkan persetubuhan antara pria dan wanita. Nikah dimaksudkan untuk membentuk suatu keluarga yang bahagia, salah satu tujuannya adalah mendapatkan keturunan.

2. Hukum Pernikahan

a. Hukum Asal Nikah adalah Mubah 
Menurut sebagian besar ulama, hukum asal nikah adalah mubah artinya boleh dikerjakandan boleh ditinggalkan. Dikerjakan tidak ada pahalanya dan ditinggalkan tidak berdosa.Meskipun demikian, ditinjau dari segi kondisi orang yang akan melakukan pernikahan,hukum nikah dapat berubah menjadi sunah, wajib, makruh, atau haram.

b. Nikah yang Hukumnya Sunah 
Sebagian besar ulama berpendapat bahwa pada prinsipnya nikah itu sunah. Alasan yang mereka kemukakan bahwa perintah nikah dalam berbagai ayat Al-Qur’an dan hadis hanyamerupakan anjuran walaupun banyak kata-kata dalam ayat dan hadis tersebut. Akan tetapibukanlah amar yang berarti wajib sebab tidak semua amar mesti wajib, ketika menunjukkansunah bahkan suatu ketika hanya mubah. Adapun nikah hukumnya sunah bagi orang yang sudah mampu memberi nafkah dan berkehendak untuk nikah.

c. Nikah yang Hukumnya Wajib 
Nikah menjadi wajib menurut pendapat sebagian ulama dengan alasan bahwa di pelbagaiayat dan hadis sebagaimana tersebut di atas menunjukkan wajib. Terutama berdasarkan hadisriwayat Ibnu Majah seperti dalam sabda Rasulullah SAW, Barang siapa yang tidak maumelakukan sunahku, maka tidaklah termasuk golonganku.Selanjutnya, nikah itu wajib selaras dengan faktor dan situasi. Jika ada sebab dan faktortertentu yang menyertai nikah menjadi wajib. Contoh: jika kondisi seseorang sudah mampu memberi nafkah dan takut jatuh kepada perbuatan zina, dalam situasi dan kondisi seperti itu wajib nikah. Sebab zina adalah perbuatan keji dan buruk yang dilarang oleh Allah SWT.

d. Nikah yang Hukumnya Makruh 
Hukum nikah menjadi makruh apabila orang yang akan melakukan perkawinan telahmempunyai keinginan atau hasrat yang kuat, tetapi ia belum mempunyai bekal untuk memberi nafkah tanggungannya.

e. Nikah yang Hukumnya Haram 
Nikah menjadi haram bagi seseorang yang mempunyai niat untuk menyakiti perempuanyang dinikahinya. Dalam sebuah hadis Rasulullah SAW. pernah bersabda: "Barang siapa yang tidak mampu kawin hendaklah dia puasa karena dengan puasa hawa nafsunya terhadap perempuan akan herkurang".
(HR. Jamaah Ahli Hadis)

3. Rukun Nikah

Rukun nikah adalah unsur-unsur yang hams dipenuhi untuk melangsungkan suatupernikahan. Rukun nikah terdiri atas:

a.Calon suami, syaratnya antara lain beragama Islam, benar-benar pria, tidak karenaterpaksa, bukan mahram (perempuan calon istri), tidak sedang ihram haji atau umrah,dan usia sekurang-kurangnya 19 tahun.

b. Calon istri, syaratnya antara lain beragama Islam, benar-benar perempuan, tidak karenaterpaksa, halal bagi calon suami, tidak bersuami, tidak sedang ihram haji atau umrah, danusia sekurangkurangnya 16 tahun.

c. Sigat akad, yang terdiri atas ijab dan qabul. Ijab dan kabul ini dilakukan oleh walimempelai perempuan dan mempelai laki-laki. Ijab diucapkan oleh wali mempelaiperempuan dan kabul diucapkan oleh mempelai laki-laki.

d.Wali mempelai perempuan,syaratnya laki-laki, beragama Islam, balig (dewasa), berakal sehat,merdeka (tidak sedang ditahan), adil, dan tidak sedang ihram haji dan umrah. Wali inilahyang menikahkan mempelai perempuan atau mengizinkan pernikahannya. Sabda Nabi Muhammad SAW yang artinya
"Perempuara mana saja yang menikah tanpa izin walinya, maka pernikahan itu batal (tidak sah)." 
(HR. Al-Arba'ah kecuali Nasa'i)

Mengenai susunan dan urutan yang menjadi wali adalah sebagai berikut :

1)Bapak kandung, bapak tiri tidak sah menjadi wali.

2)Kakek, yaitu bapak dari bapak mempelai perempuan.

3)Saudara laki-laki kandung.

4)Saudara laki-laki sebapak.

5)Anak laki-laki dari saudara laki-laki sekandung.

6) Anak laki-laki dari saudara laki-laki sebapak.

7) Paman (saudara laki-laki bapak).
8) Anak laki-laki paman.

9) Hakim. Wali hakim berlaku apabila wali yang tersebut di atas semuanya tidak ada, sedang berhalangan, atau menyerahkan kewaliannya kepada hakim.

Dari ayat tersebut, ada 14 muhrim yang haram dinikahi laki-laki, yaitu :

1.Ibu-ibumu

2. Anak-anakmu yang perempuan

3. Saudara-saudaramu yang perempuan

4. Saudara-saudara bapakmu yang perempuan

5.Saudara-saudara ibumu yang perempuan

6. Anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki

7. Anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan

8. Ibu-ibumu yang menyusui kamu; saudara perempuan sepersusuan

9. Ibu-ibu isterimu (mertua)

10. Anak-anak isterimu yang dalam pemeliharaanmu dari isteri yang Telah kamu campuri,tetapi jika kamu belum campur dengan isterimu itu (dan sudah kamu ceraikan), Makatidak berdosa kamu mengawininya

11. Isteri-isteri anak kandungmu (menantu)

12. Menghimpunkan (dalam perkawinan) dua perempuan yang bersaudara, kecuali yang telah terjadi pada masa lampau.

13. Kafir.

14. Murtad

15. Durhaka kepada orang tua.

16. Musyrik 

17. Pezina.

B.HIKMAH PERKAWINAN

Pernikahan adalah ikatan batin antara seorang pria dan wanita sebagai suami istri. la merupakan pintu gerbang kehidupan berkeluarga yang mempunyai pengaruh terhadapketurunan dan kehidupan masyarakat. Keluarga yang kokoh dan baik menjadi syarat penting bagi kesejahteraan masyarakat dan kebahagiaan umat manusia pada umumnya. Agama mengajarkan bahwa pernikahan adalah sesuatu yang suci, baik, dan mulia.Pernikahan menjadi dinding kuat yang memelihara manusia dari kemungkinan jatuh kelembah dosa yang disebabkan oleh nafsu birahi yang tak terkendalikan.Banyak sekali hikmah yang terkandung dalam pernikahan, antara lain sebagaikesempurnaan ibadah, membina ketenteraman hidup, menciptakan ketenangan batin,kelangsungan keturunan, terpelihara dari noda dan dosa, dan lain-lain.
Di bawah ini dikemukakan beberapa hikmah pernikahan.

1.Pernikahan Dapat Menciptakan Kasih Sayang dan Ketenteraman
Manusia sebagai makhluk yang mempunyaikelengkapan jasmaniah dan rohaniah sudah pastimemerlukan ketenangan jasmaniah danrohaniah. Kebutuhan jasmaniah perlu dipenuhi dankepentingan rohaniah perlu mendapat perhatian. Adakebutuhan pria yang pemenuhannya tergantung kepada wanita. Demikian juga sebaliknya. Pernikahanmerupakan lembaga yang dapat menghindarkan kegelisahan.Pernikahan merupakan lembaga yang ampuh untuk membina ketenangan,ketenteraman, dan kasih sayang keluarga

2.Pernikahan Dapat Melahirkan Keturunan yang Baik 
Setiap orang menginginkan keturunan yang baik dan salch. Anak yang saleh adalahidaman semua orang tua. Selain sebagai penerus keturunan, anak yang saleh akan selalumendoakan orang tuanya.

3.Dengan Pernikahan, Agama Dapat Terpelihara
Menikahi perempuan yang saleh, bahtera kehidupan rumah tangga akan baik.Pelaksanaan ajaran agama terutama dalam kehidupan keluarga, berjalan dengan teratur.Rasulullah SAW memberikan penghargaan yang tinggi kepada istri yang saleh. Mempunyaiistri yang saleh, berarti Allah SWT menolong suaminya melaksanakan setengah dari urusan agamanya.

4.Pernikahan Dapat Memelihara Ketinggian Martabat Seorang Wanita
 Wanita adalah teman hidup yang baik. Karena itu tidak boleh dijadikan mainan. Wanita harus diperlakukan dengan sebaik-baiknya. Pernikahan merupakan cara untuk memperlakukan wanita secara baik dan terhormat. Sesudah menikah, keduanya harusmemperlakukan dan menggauli pasangannya secara baik dan terhormat pula



5.Pernikahan Dapat Menjauhkan Perzinaan
Setiap orang, baik pria maupun wanita sccara naluriah mcmpunyai nafsu seksual.Nafsu ini memerlukan penyaluran dengan baik. Saluran yang baik, sehat, dan sah adalahmelalui pernikahan. Jika nafsu birahi besar tetapi tidak mau nikah, dan tetap mencuripenyaluran yang tidak sehat, tidak susila, dan melanggar aturan agama, maka dapatterjerumus ke lemhah perzinaan atau pelacuran yang dilarang keras oleh agama.Untuk menghindarkan din dari kenistaan itu, agama membuka pintu penyelamat berupalembaga yang suci, yaitu pernikahan.

BAB 6 Sejarah Islam
Agama Islam masuk ke Indonesia bukan daripedagang India atau Persi, melainkan langsung datang dari Arab dan penyiarnya orang Arab Islam.Mengenai tempat-tempat seperti Cambay, Gujarat,dan Malabar itu hanya merupakan tempatpersinggahan bagi para penyiar Islam ke Indonesia.Pada umumnya pembawa agama Islam ke Indonesiaitu adalah pedagang. Mereka merasa berkewajibanmenyiarkan agama Islam kepada orang lain,meskipun misi khusus mereka bukan menyiarkanagama Islam. Agama Islam masuk ke Indonesiadengan cara damai, tidak dengan kekerasan ataupeperangan, dan tidak dengan paksaan. Adapun daerah di Indonesia yang mula-muladimasuki Islam adalah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Jawa Tengah. Kemudian lama-kelamaan agama Islam berkembang ke seluruh pelosok tanah air dengan pesatnya.Pendapat beberapa ahli tentang waktu dan daerah yang mula-mula dimasuki Islam diIndonesia, antara lain sebagai berikut.

a.Drs. Juned Pariduri 
Berdasarkan penyelidikannya terhadap sebuah makam Syaikh Mukaiddin di Tapanuli,makam tersebut berangka tahun 48 Hijriah (tahun 670 Masehi). Beliau berkesimpulanbahwa agama Islam masuk di Sumatera Utara (Tapanuli) pada abad ke-7 (tahun 670Masehi).

b.Dr. Hamka 
Beliau bcrpendapat bahwa agama Islam masuk ke Jawa pada abad ke-7 (tahun 674Masehi). Raja Ta-Cheh mengirimkan utusan menghadap Ratu Sima dan menaruh pundi-pundi berisi emas di tengahtengah jalan dengan maksud untuk menguji kejujuran,keamanan, dan kemakmuran negeri itu. Menurut Dr. Hamka, Raja Ta-Cheh adalah Raja Arab Islam.

c.Zainal Arifin Abbas 
Beliau berpendapat bahwa agama Islam masuk di Sumatera Utara pada abad ke-7 (tahun648 Masehi). Pada waktu itu telah datang di Tiongkok seorang pemimpin Arab Islamdan telah mempunyai pengikut Islam di Sumatera Utara.Para ahli tersebut berpendapat bahwa agama Islam masuk di Indonesia pada abad ke-7.Sedangkan pada abad ke-I3 agama Islam sudah berkembang dengan pesatnya dan telahmerata di seluruh Indonesia. Hal itu ditandai dengan adanya penemuan-penemuan batunisan atau makammakam yang berciri khas Islam.Contohnya antara lain sebagai berikut :

a.Di Leran (dekat Gresik) terdapat sebuah batu bersurat keterangan tentang meninggalnyaseorang perempuan bernama Fatimah binti Maimun pada tahun 1082 Masehi.

b.Seorang Italia bernama Marco Polo mengadakan perjalanan dari Tiongkok ke Persiapada tahun 1292 dan singgah di Aceh. Di Perlak ia menjumpai penduduk yang beragamaIslam dan pedagang Islam dari India yang menyebarkan agama Islam.c.

Di Samudera Pasai terdapat makam-makam raja Islam, di antaranya makam Sultan Malik as-Saleh yang meninggal tahun 676 Hijriah atau 1292 Masehi. Putranya, Malik at-Tahir,memerintah sampai tahun 1326 Masehi.Dari kerajaan Samudera Pasai agama Islam menyebar ke seluruh Pulau Sumatera lalumenyebar ke Pulau Jawa. Setelah itu di Indonesia berdiri kerajaan-kerajaan Islam yang besardan menjadi pusat penyebaran agama Islam. Kerajaan-kerajaan tersebut antara lain Demak,Banten, Cirebon, Aceh, Mataram, Pajang, Makassar, dan sebagainya.

1.Perkembangan Islam di Sumatera
Sudah kita ketahui bahwa agama Islam masuk ke Sumatera pada abad ke-7 Masehi. Pada waktu itu di Sumatera sudah berdiri kerajaan Buddha di Sriwijaya pada tahun 683-1030Masehi sehingga Islam masuk ke daerah itu agak mengalami kesulitan. Setelah kerajaanSriwijaya mendapat serbuan dari India, maka merupakan kesempatan yang baik bagi daerah-daerah sekitarnya untuk menyiarkan agama Islam, seperti Samudera Pasai sehingga berdirilahkerajaan Islam yang pertama kali di Pasai.Kemudian berkembanglah agama Islam didaerah Aceh dan Sumatera Utara, danberkembang pula agama Islam dari Pasai keMalaka, Tapanuli, Riau, Minangkabau, Kerinci,dan ke daerah-daerah lainnya. Sri Ratu Acehmcngirimkan mubalig ke Gowa di Sulawesi danPasai mengirimkan ulama ke Patani di Malukuuntuk berdakwah.Sedangkan agama Islam masuk keMinangkabau melalui Pariaman, kota Tiku, danUlaka yang dibawa oleh muslimin dari Aceh.Dari Minangkabau masuk mendekati pusatKerajaan Pagaruyung-yang masih berpegang teguh pada adatnya dan agama Hindu. Setelah agama Islam berkembang di Minangkabau,bangunan seni Islam terpengaruh olehnya. Semula di antara pemcluk Islam dan kaum adatterjadi pertentangan yang sebenarnya kaum adat juga membenarkan perilaku agama, tetapimereka cnggan mengubahnya lalu terjadi perang Padri (1821-1873 M). Di tengahtengahperang saudara, tiba-tiba berubah menjadi bersatu kembali untuk melawan kolonial Belanda. Akhirnya, Minangkabau menjadi benteng Islam di Indonesia. Kemudian agama Islam berkembang ke Indragiri, Riau, Bangka, dan Belitung, Islam mengalami kemajuan yang pesatpada waktu Malaka mencapai kejayaannya.Sedangkan suku Kerinci pada waktu itu juga sudah masuk Islam, hanya saja pengetahuanagama Islam baru sedikit sehingga dalam pengamalannya belum tertib. Agama Islam masuk ke Sriwijaya pada tahun 1440 Masehi yang disiarkan oleh Raden Rahmat, sebelumnyaSriwijaya adalah kerajaan Buddha. Adapun penyiaran agama Islam ke Lampung oleh anak negeri sendiri, yaitu Raja Minak Kumala Bumi dari Lampung. Mula-mula beliau belajar diBanten (abad ke-16 Masehi) lalu menunaikan ibadah haji ke Mekah, sepulang dari Mekahbeliau menyiarkan agama Islam di Lampung.
2.Perkembangan Islam di Jawa
 Agama Islam masuk ke Jawa Tengah pada masapemerintahan Sima tahun 674 Masehi. Sedangkanmasuknya Islam ke Jawa Timur terbukti denganditemukannya makam Fatimah binti Maimun padatahun 1082 Masehi dan ditemukannya batu nisanbertuliskan Arab yang kemudian disebut "Batu Leran".Masuknya Islam ke Jawa Barat disiarkan oleh HajiPurba pada pemerintahan Prabu Mundingsari padatahun 1190 Masehi. Agama Islam dapat berkembang dengan pesat setelah Majapahit (Hindu) merosotkekuasaannya. Perkembangan agama Islam di Jawa tidak dapat lepas dari peranan dan andil Wali songo yang begitu gigih dalam menyiarkan agama Islam, sehingga dengan cepat agamaIslam berkembang ke seluruh pulau Jawa.

Adapun nama-nama Wali songo itu antara lain sebagai berikut :

1.Maulana Malik Ibrahim dengan gelar "Maulana Magribi" atau "Jumadilkubra".Beliau berasal dari Kasyan Bangsa Arab, kemudian menyiarkan Islam di kota Gresik dan wafat pada tanggal 12 Rabiulawal tahun 852 Hijriah (9 April 1419 M).

2.Raden Rahmat (Sunan Ampel). Beliau adalah keturunan putri raja Aceh yang menikahdengan seorang penyiar Islam dari Arab. Beliau menyiarkan agama Islam di Ampel danSurabaya, wafat tahun 1481 Masehi.

3.Makhdum Ibrahim (Sunan Bonang) putra Raden Rahmat. Beliau menyiarkanagama Islam yang berpusat di kota Tuban, lahir tahun 1463 Masehi dan wafat tahun1525 Masehi lalu dimakamkan di Tuban. 4. Masih Makurat (Sunan Drajat), putra RadcnRahmat. Beliau menyiarkan agama Islam di Sedayu, Jawa Timur. Wafat dan dimakamkanjuga di Sedayu.

4.Muhammad Syahid (Sunan Kalijaga). Beliau adalah putra Ki Tumenggung Wilatika. Wilatika ini adalah bupati dari kerajaan Majapahit di Tuban. Muhammad Syahidmenyiarkan agama Islam dan herpusat di Demak. Beliau wafat di Demak dandimakamkan di Kadilangu.

5.Maulana Ainul Yaqin (Sunan Giri).Beliau adalah keturunan putri dari Blambanganyang diperistri oleh Maulana Ishak. Beliau belajar agama Islam di Malaka selama 3 tahun.Kemudian pulang ke Jawa dan menyiarkan agama Islam yang bcrpusat di puncak BukitGiri (dekat Gresik). Beliau wafat di Giri dan dimakamkan di sana.

6.Raden Umar Said (Sunan Muria).Beliau adalah putra Sunan Kalijaga dan beliaumenyiarkan agama Islam yang berkedudukan di Kudus. Beliau wafat di Kudus dandimakamkan di atas Gunung Muria.

7.Syekh Ja'far Shadiq (Sunan Kudus).Beliau keturunan dari All bin Abi Thalib danmenyiarkan agama Islam yang berpusat di Kudus. Beliau wafat dan dimakamkan diKudus.

8.Fatahilah (Sunan Gunung Jati).Beliau adalah keturunan bangsa Arab yang lahir dandibesarkan di Pasai (Aceh). Beliau pernah bclajar agama Islam di Mekah dan tahun 1521Masehi Puking ke Demak. Beliau selain seorang ulama juga sebagai panglima perang danraja Banten. Setelah tua beliau menctap di Cirebon dan menyiarkan agama Islam yang berpusat di Gunung Jati, la wafat dan dimakamkan di sana. Adapun jasa Wali songodalam penyebaran agama Islam di Jawa adalah menycbarkan agama Islam kepadapenduduk pedalaman pulau Jawa. Scbelum munculnya Wali songo, agama Islam hanyaberkembang di dacrah pesisir. Raden Rahmat telah mengajak raja Majapahit untuk masuk Islam tetapi raja menolak. Kemudian raja Majapahit memberi kebebasan untuk menyiarkan agama Islam yang berpusat di Ampel dan Surabaya. Wali songo berhasilmendirikan beberapa kerajaan Islam di Pulau Jawa, seperti kerajaan Demak, Pajang, danBanten.Fatahilah telah berhasil menyelamatkan Pulau Jawa dari serangan Portugis yang inginmenjajah dan merampas kekayaan Pulau Jawa. Wali songo juga berhasil mengubah kesenian Jawa dari pengaruh Hindu kepada pengaruh Islam, seperti "kalima sada" menjadi "kalimatsyahadat" dan perayaan "sekaten" yang diadakan di Solo dan Yogyakarta tiap satu tahunsekali pada bulan Rabiulawal berasal dari kata "syahadataini" yang berarti dua kalimatsyahadat, disebut pula Syahadat Tauhid dan Syahadat Rasul.Syahadat Tauhid berbunyi: Asyhadu anla ilaaha illallah, yang artinya: Aku bersaksi bahwatiada Tuhan melainkan Allah. Syahadat Rasul berbunyi:Wa asyhadu anna Muhammadar Rasulullah , artinya: Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.
Cara Wali yang Mengembangkan Islam di ,Jawa Tengah  Jawa Tengah merupakan salah satu pusat kegiatan agamaIslam, setelah berdirinya kerajaan Islam Demak pada tahun1500 Masehi. Adapun para wali yang mengembangkan agamaIslam di Jawa Tengah adalah sebagai berikut.

a.Sunan Kalijaga 
Beliau mengajarkan agama Islam dengan memasukkanhikayat Islam ke dalam cerita wayang yang dipertunjukkankepada rakyat. Selesai menyaksikan wayang tersebut,penonton diharapkan man membaca kalimat syahadat.

b.Sunan Kudus 
Beliau mengajarkan agama Islam dengan memperdalamilmu agama dan mengikis habis pengaruh-pengaruh Hindu.Beliau berdakwah ke pesisir Jawa Tengah bagian utara.

c. Sunan Bonang 
Beliau membentuk kader-kader Islam dengan mendirikan pondok pesantren. Pelajaranyang diberikan kepada murid-muridnya dibukukan dalam bahasa Jawa yang dipengaruhibahasa Arab. Karena dengan bahasa Jawa, orang Jawa dapat dengan mudah untuk membacadan mcmpelajarinya.

d.Sunan Muria 
Sunan Muria adalah putra Sunan Kalijaga. Beliau menikah dengan Dewi Sujinah,kemudian mempunyai seorang putra yang bernama Pangeran Santri. Untuk kepentingandakwahnya, beliau menciptakan lagu "Sinom dan Kinanthi"

3.Perkembangan Islam di Sulawesi
Perkembangan agama Islam di Sulawesi tidak sebaik dan sepesat di Jawa dan Sumatera. Cara peng-Islaman di Sulawesi juga dengan cara damai, tanpakekerasan, peperangan, atau paksaan. Kadang-kadang kerajaan yang satu dengan kerajaan yang lain (belumIslam) timbul pertentangan.Pertentangan tersebut bukan karena masalahagama, akan tetapi masalah politik, misalnya kerajaanGowa terhadap kerajaan Sopeng. Adapun yang menyiarkan agama Islam di Sulawesi adalah Datuk Ribandang dan Datuk Sulaiman. Datuk Ribandang adalah murid Sunan Giri dan beliau mengajarkan agama Islamkepada rakyat dan para raja. Daerah pelopor pengembangan agama Islam adalah di Gowa- Tallo (dua kerajaan dl Sulawesi Selatan). Kedua kerajaan itu kemudian bcrgabung menjadiMakassar. Raja Gowa menjadi raja Makassar kemudian bergelar Sultan Alaudin. Sedangkanraja Tallo menjadi Mangkubumi dengan gclar Sultan Abdullah.Kemudian keduanya, yaitu Sultan Alaudin dan Sunan Abdullah, sangat giat mcnyebarkanagama Islam. Sultan Alaudin sebagai orang yang taat beragama, beliau tidak menyetujui sikapBelanda yang ingin monopoli sehingga sering bertentangan antara Sultan dengan Bdanda.Setelah beliau wafat, hal itu juga dilanjutkan oleh putra-putranya, yaitu Sultan MuhammadSaid dan Sultan Hasanuddin. Keduanya sangat gigih melawan Belanda. Sultan MuhammadSaid mengirimkan angkatan perang Makassar ke Maluku untuk membantu orang-orang Maluku. Sedangkan pada tahun 1644 Masehi Sultan Hasanuddin berhasil menaklukkanKerajaan Bone.

4.Perkembangan Islam di Kalimantan
Sekitar tahun 1550 di Banjar berdirilahkerajaan Islam dengan rajanya bergelar SultanSuryanullah. Sejak itu pula rakyat Banjar banyak yang memeluk agama Islam. Begitu pula daerah-daerah dibawah kekuasaan Banjar, satu per satu masuk Islamsehingga agama Islam dengan cepat dan pesatbcrkembang di Kalimantan. Demak mcngirimkan parapenghulu untuk mengajarkan agama kepada keluargaistana, para pejabat, dan akhirnya kepada rakyatnya.Pengembangan Islam di Kutai dilakukan oleh dua orang muslim dari Makassar yang bernama Tuan di Bandang dan Tuan Tunggang Parangan. Dengan cepat agama Islam dapatberkembang di Kutai, tcrmasuk pula raja mahkota Kutai masuk Islam. Kemudianpengembangan Islam dilanjutkan ke daerah-dacrah pedalaman pada pemerintahan Aji diLanggar dan ditcruskan penggantinya menyiarkan Islam ke Muara Kaman. Pada tahun 1550Masehi, di Sukadana (Kalimantan Barat) telah berdiri kerajaan Islam. Ini berarti jauh sebelumtahun itu rakyat telah memeluk agama Islam. Adapun yang meng-Islamkan daerah Sukadanaadalah orang Arab Islam yang datang dari Sriwijaya. Di Sukadana sultan yang masuk Islamadalah Panembahan Giri Kusuma (1591) dan Sultan Hammad Safiuddin (1677).Sebelum agama Islam masuk ke Dayak, suku Dayak menyembah berhala. Kemudianlama-lama mereka banyak yang memeluk agama Islam. Peng-Islaman di Dayak melalui jalanperdagangan, pernikahan, dan dakwah. Penyiaran Islam di Dayak dilakukan oleh pendatang dari Arab, Bugis, dan Melayu. Perkembangan Islam selanjutnya dilakukan oleh keturunan-keturunan mereka dengan penuh semangat

B.PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN KEBUDAYAAN
Perkembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan di Indonesia pada masaperkembangan agama Islam, yaitu berupa warisan seni dan ilmu pengetahuan yang merupakan ungkapan penghayatan sekaligus saluran pewartaan atau penyiaran ajaran Islam.Karya seni bcrcorak Islam tcrdapat di bidang bangunan, seni musik, seni pahat-lukis, senikaligrafi, dan sem sastra. Warisan seni ini juga mencakup warisan ilmn pengetahuan karenaperkembangan kebudayaan tentu diikuti oleh perkembangan ilmu pengetahuan. Sepertiperkembangan di bidang bangunan berarti juga perkemhangan ilmu arsitektur.Peninggalan yang paling jelas di bidang bangunan atau arsitektur adalah bangunanmasjid. Masjid-masjid yang berasal dari masa pertumbuhan dan perkemhangan agama Islamdi nusantara antara lain masjid kuno di Demak, masjid Sendang Duwur Agung Kasepuhan diCircbon, masjid Agung di Banten, dan masjid Baiturahman di Nanggroe Aceh Darussalam.Peninggalan berikutnya di bidang bangunan adalah keraton. Dilihat dari corak hangunannya, tampak bahwa keraton pada masa pertumbuhan agama Islam merupakanperpaduan antara corak seni Hindu, Islam, dan budaya setempat. Perpaduan inimenghasilkan gaya bangunan yang khas.Peninggalan selanjutnya adalah makam. Bagian makam yang paling penting adalah nisankarena nisan merupakan tanda peringatan yang utama. Dari nisan sebuah makam, kita dapatmengetahui siapa yang meninggal dan kapan meninggalnya. Oleh karena itu, pada nisan akandijumpai tulisan atau angka tahun. Nisan ada yang dibuat dengan ukir-ukiran dan dihiasidengan tulisan Arab atau kaligrafi. Dengan demikian , pada masa ini telah berkembang ilmupengetahuan tentang tulis-menulis bahasa Arab (kaligrafi).Peninggalan seni musik terungkap dari tradisi sekaten, yaitu gamdan yang dibunyikanpada perayaan gerebeg maulid Nabi Muhammad SAW. Tradisi ini sampai sekarang masihterpelihara baik di Keraton Yogyakarta.Perkembangan seni pahat dapat dilihat dari ukir-ukiran yang terdapat pada lengkungandan gerbang masjid, keraton, atau pada nisan. Seni pahat yang berkembang pada masaperkembangan agama Islam tidak ada yang berupa patung-patung karena hal ini dilarang oleh ajaran Islam. Seni pahat yang banyak berkembang adalah seni hias yang diperkayadengan pola huruf-huruf Arab (kaligrafi).Peninggalan ilmu pengetahuan dan kebudayaan dari seni sastra adalah berupa hikayat,babad, dan syair yang tertulis dalam bahasa dan huruf daerah. Ada juga yang menggunakanhuruf Arab. Naskah-naskah yang terkenal antara lain primbon-primbon pada abad ke-16 dariSunan Bonang serta syair-syair melayu yang indah dari Hamzah Fansuri.












Tidak ada komentar:

Posting Komentar